Connect with us

Pemerintahan

Proyek Pembangunan Kelok 18 Akan Segera Dimulai

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Proyek Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) yang menghubungkan Kabupaten Gunungkidul dengan Kabulaten Bantul dengan desain jembatan kelok 18 sudah mulai dikerjakan. Diharapkan sengan adanya pembangunan infrastruktur jalan yang ikonik ini akan semakin meudahkan aksesibilitas masyarakat untuk kegiatan ekonomi, pariwisata dan beberapa hal lainnya.

Kepala Bappeda Gunungkidul, Mohamad Arif Aldian mengungkapkan, koordinasi yang dilakukan bersama dengan lintas sektoral di pemerintahan, pekerjaan kelok 18 yang akan menghubungkan Bantul dan Gunungkidul sudah mulai dilaksanakan. Kontrak dengan pemenang tender sendiri telah dilakukan pada bulan Agustus 2023 lalu.

“Untuk sekarang ini sedang pada tahapan land clearing atau pembersihan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan jalan,” kata Arif Aldian, Jumat (21/10/2023).

Berita Lainnya  Pembelajaran Daring Berkepanjangan Picu Penurunan Kualitas Pendidikan Hingga 20%

Jembatan kelok 18 ini nantunya akan membentang sepanjang 5,5 km dari Kalurahan Girijati, Kapanewon Purwosari, Kabupaten Gunungkidul sampai ke wilayah Parangtritis, Kabupaten Bantul. Jembatan ini nantinya akan menjadi icon tersendiri di dua kabupaten tersebut.

Adapun di Kalurahan Girijati ini, ada tiga Padukuhan yang terdampak pembebasan lahan untuk proyek pembangunan Kelok 18 yaitu Padukuhan Watugajah, Bleberan, dan Ngresik. Ada beberapa fasilitas umum yang terdampak namun mayoritas adalah lahan milik warga.

Disinggung mengenai pagu anggaran untuk proyek besar dari pemerintah pusat ini, Arif mengatakan jika tidak mengetahui secara pasti. Pemerintah kabupaten hanya mengikuti koordinasi saja.

“Karena itu program nasional dari pusat, untuk anggarannya kami belum tahu,” sambung dia.

Berita Lainnya  Pembangunan Fisik RSUD Saptosari Memasuki Tahap Akhir, Dinas Mulai Siapkan Tenaga Medis

Dengan adanya pembangunan kelok 18 dan JJLS yang sebentsr lagi akan segera tersambung ia berhsrap aksesibilitas dan konektivitas distribusi barang dan jasa masyarakat lebih mudah kembali. Aktivitas ekonomi juga meningkat sehingga kesejahteraan pun akan lebih baik kembali, termasuk dapat menurunkan angka kemiskinan di Gunungkidul.

Pada jalur ini nantinya juga akan dibangun rest area yang dapat digunakan untuk berjualan para warga.

“Selain itu mendukung sektor pariwisata, kelok 18 dan JJLS akan menjadi koridor alternatif untuk mengurai kemancetan yang sering terjadi selama ini di kalur utama terutama saat weekend,” imbuh dia.

Lebih lanjut ia mengatakan, pembangunan JJLS di sisi timur yakni ruas jalan Girisubo-Tepus-Tanjungsari juga masih terus dilakukan pembangunan. Di sepanjang jalan Rongkop-Girisubo-Tepus dibangun 2 rest area. Yang pertama berada di Kalurahan Nglindur yang sejak beberapa waktu lalu telah digunakan. Sementara yang lain masih dalam proses.

Berita Lainnya  Volume Naik Hampir 2 Kali Lipat, Ketinggian Sampah di TPAS Wukirsari Capai 7 Meter

“Untuk JJLS ini akan terhubung dan selesai pembangunannya diperkirakan pada 2025 mendatang,” tutupnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 minggu yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

Berita Terpopuler