Pemerintahan
Ratusan Pasangan Menikah di Bulan Syawal
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sejak awal tahun lalu, sudah seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) di Kabupaten Gunungkidul sudah bisa mengeluarkan kartu nikah. Namun begitu, untuk saat ini, Kemenag Gunungkidul baru sekedar melayani permohonan pembuatan kartu nikah khusus untuk pasangan pengantin baru.
Kepala Kemenag Gunungkidul, Arief Gunadi memaparkan, seluruh kantor KUA di wilayah Gunungkidul telah siap dalam memberikan pelayanan penerbitan kartu nikah. Persiapan sendiri telah dilakukan oleh seluruh KUA dalam memberikan pelayanan kepada para calon pengantin yang akan menjalani akad nikah.
Diakui Arif, pada bulan Mei dan Juni ini memang terjadi lonjakan jumlah pendaftar pernikahan. Data yang ada, sudah ada 518 pasangan yang telah mengajukan ijab qobul di KUA seluruh Gunungkidul pada bulan Mei. Sedangkan untuk bulan Juni mendatang sudah ada 134 pasangan yang telah mendaftarkan diri.
“Ada sekitar 650 pasangan yang menikah pada bulan Mei dan Juni ini,” beber Arief, Jumat (28/05/2021).
Adapun para pengantin yang menikah ini nantinya sudah bisa langsung mendapatkan kartu nikah. Pada awal dikeluarkan kebijakan dari pemerintah pusat, di Gunungkidul sendiri baru beberapa KUA yang diberikan kewenangan untuk menerbitkan kartu nikah. Adapun KUA yang menjadi pilot project adalah KUA dengan jumlah pendaftar terbanyak. Seiring berjalannya waktu, per Januari 2021 silam, seluruh KUA di Gunungkidul telah mendapatkan alat untuk mencetak kartu ini.
“Sudah secara keseluruhan bisa mencetak kartu nikah yang diberikan ke pasangan pengantin baru,” beber dia.
Dijelaskan Arief, kartu nikah sendiri bukan merupakan pengganti buku nikah. Setiap pasangan pengantin baru nantinya juga tetap mendapatkan buku nikah. Adapun untuk kartu nikah ini bentuknya seperti KTP atau ATM sehingga dapat dibawa ke mana-mana.
Adapun kartu nikah ini berfungsi sebagai dokumen legalitas pernikahan. Kemudian juga bisa digunakan sebagai data pendukung keakuratan status. Sehingga jika tidak membawa buku nikah, cukup bisa menunjukkan kartu nikah.
“Ini juga mempermudah akses layanan KUA, sebab kartu nikah ini terintegrasi dengan SIMKAH Kemenag RI,” imbuhya.
Di sisi lain, adanya kartu nikah ini juga untuk mengantisipasi terjadinya pemalsuan buku nikah. Juga membuktikan status perkawinan seseorang.
“Sebelum menerbitkan petugas KUA sudah dibekali dengan pemahaman dan teknisnya,” papar dia.
Pemerintah pusat saat ini tengah mewacanakan peluncuran kartu nikah digital. Namun demikian, untuk di Kabupaten Gunungkidul nampaknya belum bisa diterapkan dalam waktu dekat ini.
“Kita baru ada yang kartu bentuk seperti KTP itu,” tutupnya.
-
Uncategorized1 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized5 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Sosial2 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized1 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized1 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized1 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Budaya13 jam yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
