Pemerintahan
Ratusan Perempuan Terinveksi IVA, 6 Dinyatakan Positif Kanker Serviks
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Terus Digalakkan oleh Dinas KesehatanDinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul mencatat ratusan perempuan di Gunungkidul mengalami Inveksi Visual Asam Asetat (IVA). Dari jumlah tersebut, enam orang dinyatakan positif menderita kanker serviks. Menanggulangi penyakit terus meluas, dinas secara intensif melakuka penyuluhan serta pemeriksaan hingga tingkat pedesaan.
Sekretaris Dinkes Gunungkidul, Priyanta Madya Satmaka mengatakan, dari data yang diperoleh pihaknya terdapat 800 perempuan di Kabupaten Gunungkidul menderita IVA. IVA sendiri menurutnya adalah penyebab utama terjadinya kanker serviks atau kanker dinding rahim yang terkenal cukup mematikan.
“Data yang ada 6 orang positif menderita kanker serviks. Mereka (penderita) berada pada usia produktif,” ujar Priyanta, Selasa (12/02/2019).
Priyanta menjelaskan, meski tergolong penyakit tidak menular, namun penyakit tersebut sangat berbahaya bagi kaum perempuan. Sebab menurutnya, penderita nantinya akan mengalami berbagai maslah yang erat kaitannya dengan sistem reproduksi.
“Untuk penderita kanker serviks stadium tinggi tidak boleh lepas dari pantauan, jika sekiranya terhenti di tengah jalan dapat berakibat fatal. Untuk pemeriksaan bisa di puskesmas terdekat. Tapi untuk penanganan stadium 3 atau 4 langsung di rumah sakit besar, karena peralatan yang memadai,” tambah dia.
Priyanta mengungkapkan, deteksi dini penyakit kanker serviks sangatlah dibutuhkan untuk menanggulangi semakin banyaknya penderita kanker berbahaya kedua di Indonesia ini. Sejauh ini, dari pemerintah terus menggandeng tenaga medis untuk lebih aktif dalam mendorong masyarakat agar melakukan pemeriksaan.
“Kalau dari dinas upaya yang difokuskan bagaimana penangulangan secara dini, lebih pada deteksi dini dan langkah,” kata Priyanta.
Menurutnya, kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan dini dirasa sangat penting. Hal itu dibutuhkan sebagai dasar untuk deteksi sehingga langkah antisipasi maupun penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.
“Sehingga para penderita kanker serviks baru terdeteksi setelah kondisinya sudah semakin parah atau masuk dalam kategori stadium akhir,” imbuh dia.
Penyuluhan pola hidup sehat serta pemeriksaan dini ini dianggap menjadi langkah yang tepat. Tidak hanya menyasar pada perempuan dewasa, akan tetapi remaja perempuan juga tersasar penyuluhan serupa. Generasi muda sekarang menurut Priyanta sangatlah membutuhkan pemahaman reproduksi dan penyakit-penyakit yang berpotensi diderita.
“Ini nantinya akan kami upayakan baik penanganan, pemetaan dan beberapa kebijakan lain dapat dilakukan. Untuk sementara belum bisa terpetakan daerah yang banyak atau sedikit penderitanya,” jelas dia.
“Sebenarnya tida usah malu untuk melakukan pemeriksaan. Kadang masyarakat berfikiran jika malu atau pertimbangan lain,”imbuhnya.
Beberapa waktu lalu, di Kecamatan Semanu telah dilakukan pemeriksaan dini mengenai kanker serviks yang diikuti oleh ratusan kaum wanita dari berbagai kalangan. Pemeriksaan ini disambut baik, karena membantu para ibu rumah tangga mengetahui kesehatan reproduksi mereka. Mengingat kanker ini sangatlah berbahaya.
“Beberapa waktu lalu ikut pemeriksaan yang dilakukan oleh seorang bidan. Kalau saya pribadi sangat mendukung kegiatan seperti itu sangat membantu juga. Jadi kita bisa tau bagaimana kondisi, ya agak sedikit takut soalnya kalau baca mengenai kanker serviks agak serem, bahkan ada yang sampai meninggal juga. Jadi tergerak buat periksa,” kata Haryati, salah seorang warga Kecamatan Semanu yang mengikuti penyuluhan.
-
Uncategorized2 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized3 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized1 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized6 hari yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized5 hari yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Sosial2 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized2 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized1 minggu yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
