Connect with us

Pemerintahan

Rencana Pembangunan Embung Gari

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berencana untuk membuat sebuah embung di Kali Oya yang berada di Kalurahan Gari, Kapanewon Wonosari. Embung tersebut nantinya diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bersih warga Kalurahan Gari, Nglipar dan sekitarnya. Untuk tahun ini pemerintah kabupaten sedang melakukan pembahasan dan studi kelayakan berkaitan dengan lokasi yang dipilih.

Kepala Bidang Pengairan, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Taufik Aminudin membenarkan adanya perencanaan untuk pembangunan embung untuk air baku di wilayah Gari. Air untuk embung sendiri rencananya akan diambil dari membendung Kali Oya yang membentang di Kalurahan Gari. Ditambahkannya, tinggi bendungan tersebut sekitar 3 meter.

Berita Lainnya  Perpres Terbit, Pemerintah Akan Cabut Bantuan Sosial Untuk Penolak Vaksin

Ia menjelaskan dari hasil perkiraan konsultan, volume genangan sekitar 25.000 meter kubik sementara luas genangan sekitar 10.000 meter kubik. Embung tersebut diharapkan bisa mengaliri air baku untuk masyarakat Gari dan sekitarnya. Juga bisa mengaliri kebutuhan air sebagian warga Kapanewon Nglipar.

“Arahnya ke pelayanan air bersih di daerah sekitar. Tahun ini masih masuk dalam uji kelayakan,” kata Taufik, Senin (06/09/2021).

Kemudian orientasi ke depan selain embung, juga akan merambah untuk instalasi pengolahan air mineral. Namun hal tersebut masih dalam tahap rencana saja. Belum dilakukan pengkajian dan pembahasan secara mendetail.

“Kalau secara teknis belum ya. Ini masih gambaran awal karena masih dalam penyesuaian dan uji kelayakan,” paparnya.

Untuk pembangunan embung tersebut, estimasi anggaran yang digunakan 10 miliar hingga 11 miliar rupiah. Nantinya program tersebut akan diusulkan ke pemerintah pusat sehingga dapat memgakses dana dari APBN.

Berita Lainnya  Kualitas Udara di Gunungkidul Terus Alami Penurunan

“Hasil studi kelayakan ini nanti yang akan menjadi bahan pertimbangan dan patokan dalam menyusun DED,” imbuh dia.

Karena tahun ini masih dalam proses studi kelayakan, maka tahun 2022 mendatang jika semua lancar, bisa digunakan untuk menyusun DED dan tahun anggaran berikutnya mulai untuk eksekusi fisiknya.

Sementara itu, Lurah Gari, Widodo menambahkan, selama ini air dari Kali Oya yang membentang di Kalurahan Gari dimanfaatkan untuk pengairan lahan di pinggiran aliran sungai. Selama ini, air di Kali Oya tersebut tidak pernah mati.

“Untuk debit airnya kalau musim kemarau ya surut tapi tidak pernah mati. Biasanya digunakan untuk pengairan lahan di pinggiran (sungai) saja,” ucap Widodo.

Pemerintah Kalurahan sendiri mendukung adanya program tersebut, harapannya ke depan pasokan air bersih di kawasan Gari dan sekitarnya bisa lebih maksimal menjangkau masyarakat.

Berita Lainnya  31 Kalurahan Akan Selenggarakan Pilur, Begini Persiapan Pemkab Gunungkidul

“Kali tersebut rencananya akan dibendung kemudian air akan dialirkan ke warga. Informasinya ke depan juga akan dibangun rumah instalasi air kemasan,” terang dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata9 menit yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 hari yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis2 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler