fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Satu Setengah Tahun Pandemi, 1000 Warga Gunungkidul Meninggal Dunia Karena Covid

Published

on

Wonosari, (pidjar.com)–Kasus penularan covid19 di Bumi Handayani sejak beberapa waktu terus melandai. Jumlah kasus harian terus konsisten berada di bawah angka 50 kasus. Bahkan, saat ini, jumlah keseluruhan kasus aktif di Gunungkidul yang tengah dalam perawatan rumah sakit maupun isolasi mandiri telah berkisar di angka 400 orang. Hal tersebut merupakan pertanda baik dalam upaya selama ini untuk mengurangi kasus penularan covid19.

Pun demikian dalam kasus kematian harian yang juga terus mengalami penurunan. Dalam beberapa hari terakhir ini, jumlah kasus kematian akibat covid19 terhitung cukup minim dan menurun drastis dibanding saat puncak penularan pada medio Juni dan Juli 2021 silam. Adapun selama pandemi yang telah berlangsung lebih dari 1,5 tahun silam, total 1000 orang warga Gunungkidul yang meninggal dunia dengan status terkonfirmasi positif.

Dengan tren penurunan tersebut, diharapkan PPKM level 4 yang berulangkali diperpanjang dapat turun level. Sesuai jadwal, hari ini adalah hari terakhir PPKM level 4 di Gunungkidul jika tidak diperpanjang kembali oleh pemerintah. Diharapkan nantinya dengan penurunan level, sejumlah aktifitas masyarakat bisa diperbolehkan.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty, mengungkapkan jika pihaknya terus melakukan evaluasi harian untuk terus menurunkan penularan covid19 di Gunungkidul. Merujuk pada laporan Dinas Kesehatan, pada tanggal 5 September 2021 terdapat penambahan 26 kasus aktif covid19 sedangkan untuk hari ini 6 September 2021, terjadi penambahan kasus aktif sebanyak 16 kasus.

“Setiap hari kami evaluasi, kalau evaluasi dengan pusat terakhir pada minggu kemarin. Poin-poin ynag dibahas seperti penambahan kasus, kematian, isolasi, tracing, testing, dan vaksinasi,” jelas Dewi, Kamis petang.

Laporan terbaru per 6 September 2021 menunjukkan sebanyak 424 orang masih dalam perawatan dan mejalani isolasi mandiri. Angka tersebut mengalami penurunan sebanyak 38 kasus dibandingkan hari sebelumnya. Penambahan kesembuhan pasien sebanyak 63, sehingga keseluruhan berjumlah 16.057 orang. Sedangkan untuk kematian pada hari ini bertambah sebanyak 2 orang yang menjadikan kasus kematian pasien covid19 di Bumi Handayani mencapai 1000 orang.

Meskipun demikian, penurunan level dalam PPKM di Gunungkidul tak bisa lepas dari daerah-daerah lain di DIY. Hal ini lantaran DIY merupakan wilayah aglomerasi di mana antara satu kabupaten/kota dengan yang lain saling berdekatan dan saling terkait. Selain itu, DIY memang tidak luas sehingga potensi untuk saling berhubungan bisa dikatakan sangat besar.

Dalam hal upaya vaksinasi, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul terus menggencarkan vaksinasi agar segera tercapainya target 70% populasi penduduk tervaksin serta segera tercapainya herd immunity di masyarakat.

“Laporan vaksinasi terbaru untuk dosis pertama mencapai 47,36%, dosis kedua mencapai 14,43%,” sambungnya.

Beberapa kendala dalam upaya mempercepat vaksinasi tengah dihadapi oleh pemerintah kabupaten Gunungkidul, seperti ketersediaan vaksin milik Dinas KEsehatan yang terbatas. Untuk mengatasi hal tersebut, Dinas KEsehatan Gunungkidul berkolaborasi dengan berbagai instansi seperti TNI dan Polri.

“Selain itu, luasnya wilayah Gunungkidul dan medan yang sulit juga menghambat percepatan vaksinasi. Dan juga vaksinasi bagi penyandang disabilitas, orang yang punya keterbatasan, ODGJ, dan lansia harus menggunakan pendekatan lain dalam vaksinasi,” terangnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler