Pariwisata
Rest Area Semin Batal Dilengkapi Water Boom
Semin,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Mimpi masyarakat Gunungkidul bagian utara untuk memiliki rest area dengan fasilitas yang lengkap nampaknya akan segera terealisasi. Pasalnya Pemerintah Kapanewon Semin kian memantapkan diri untuk mengeksekusi pembangunan rest area di kawasan Kali Alang, Kalurahan Kalitekuk ini. Meski demikian, ada perubahan besar dari konsep yang sebelumnya dirancang. Sebelumnya, Rest Area Semin ini akan dilengkapi waterboom. Namun setelah dilakukan koordinasi hal tersebut tidak cocok diterapkan di kawasan itu, sehingga kemudian konsep maupun Detail Enginering Desain (DED).
Panewu Semin, Witanto menjelaskan, sejak sebelum ia menjabat sebagai Panewu Semin, pembangunan rest area ini memang telah direncanakan. Konsep awal yang telah dimatangkan sejak tahun 2018 silam, di lokasi ini akan dibangun tempat perisitrahatan yang representatif dan bahkan dilengkapi dengan water boom. Namun kemudian setelah dilakukan koordinasi, DED yang sudah jadi tersebut kemudian dilakukan perubahan menyesuaikan dengan kondisi sektor utara.
“Iya ada perubahan terkait dengan DED rest area ini,” kata Witanto, Jumat (11/06/2021).
Menurutnya perubahan konsep tersebut perlu dilakukan, kawasan Semin adalah kawasan yang dilalui para wisatawan untuk menuju obyek wisata pantai melalui jalur utara. Jika dibangun sebuah water boom, tentu sangat tidak mungkin. Kemudian untuk pemeliharaannya juga membutuhkan biaya yang besar.
“Ada banyak pertimbangan makanya dalam perkembangannya disepakati perubahan DED. Contohnya saja, wisatawan itu datang ke Gunungkidul mau ke pantai, ndak mungkin kan kalau main air 2 kali di kolam renang. Maka dari itu konsepnya kita ubah,” imbuh dia.

Lahan seluas 2,3 hektare sendiri dibebaskan oleh pemerintah. Sejumlah fasilitas akan dibuat salah satunya adalah pembangunan gerai-gerai yang diisi produk oleh-oleh UMKM asli Kapanewon Semin.
“Jadi nanti setiap kalurahan akan membangun kaplingan ruko UMKM. Selama 2 tahun mereka tidak akan dikenakan biaya sewa, nanti dikembangkan bersama,” jelasnya.
Dalam pengelolaan rest area ini akan berada dibawah Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) pada unit BumDesnya. Dengan begitu akan semakin terasa dampaknya baik untuk pelaku UMKM maupun masyarakat sekitar. Kemudian selain pusat oleh-oleh rencananya juga akan dibangun sebuah joglo atau gedung budaya.
Dimaksudkan nantinya setiap 1 bulan sekali diadakan pentas kesenian untuk menghibur dan menarik wisatawan agar beristirahat di rest area tersebut.
“Gedung budaya ini nanti pusat kesenian, karena kita punya banyak kesenian. Tiap 1 bulan sekali setiap kalurahan tampil dan menghibur wisatawan yang ada. Ini sedang kita usulkan ke provinsi menggunakan Danais, kita tunggu perkembangannya,” papar Witanto.
Untuk pembangunan gedung atau joglo budaya ini, pihaknya menyiapkan anggaran sebesar 200 juta. Kemudian saat ini lahan kosong calon rest area tersebut akan segera dipasang listrik sumur bor sehingga mempercepat pengerjaan.
“Mulai tahun ini sudah eksekusi, terus target 2023 sudah operasi. Harapannya kita bisa menangkap peluang yang ada dan menggerakkan ekonomi masyarakat,” tutupnya.
-
Pemerintahan4 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Peristiwa4 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Peristiwa4 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized3 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized3 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu83 Tukik Dilepas ke Laut, Bupati Gunungkidul Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Penyu
-
Uncategorized3 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluTNI Bangun 9 Jembatan Garuda di Gunungkidul, Hubungkan Kawasan Terpencil
-
Uncategorized3 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized2 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
