Connect with us

Pemerintahan

Ledakan Kasus Covid di Gunungkidul, Pemkab Berencana Larang Seluruh Kegiatan Sosial Masyarakat

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dalam beberapa hari terakhir ini, jumlah kasus positif di Gunungkidul meningkat tajam. Ratusan orang dinyatakan positif mengidap covid19 sepekan terakhir ini. Bahkan pada Kamis (10/06/2021) kemarin, Gunungkidul mencatat rekor penambahan terbanyak.

Mnegantisipasi terus meningkatnya jumlah kasus, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Gunungkidul menggelar rapat koordinasi pada Jumat (11/06/2021) sore. Rapat tersebut membahas mengenai pengendalian covid19 karena hingga saat ini kasus aktif mencapai 424 jiwa. Sejumlah langkah akan diambil oleh pemerintah menyikapi perkembangan yang terjadi akhir-akhir ini. Termasuk diantaranya adalah melarang seluruh kegiatan keramaian di masyarakat, termasuk hajatan yang saat ini tengah marak digelar warga.

Wakil Bupati Gunungkidul, Heri Susanto menuturkan, saat ini penambahan kasus yang cukup signifikan beberapa waktu terakhir ini terkait dengan adanya tujuh klaster besar yang masih aktif di Gunungkidul. Adapun klaster-klaster yang terjadi antara lain, klaster pabrik tas, klaster pondok pesantren, klaster tahlilan ketiganya di Kapanewon Playen, klaster hajatan dan keluarga ustadz di Kapanewon Panggang, klaster rasulan di Tanjungsari, klaster tunangan di Karangmojo serta klaster medis di Semin.

Berita Lainnya  Dukung Penuh Anak Jadi Dalang Cilik, Yoseph Rela Rogoh Kocek Ratusan Juta Untuk Beli Wayang

“Harus kita waspadai bersama, karena pasca lebaran ini banyak kegiatan sosial yang melibatkan warga,” ungkap Heri, Jumat petang.

Heri mengatakan, jajarannya akan menyiapkan solusi dari munculnya klaster baru di Gunungkidul. Adapun salah satu solusi yang nantinya akan ditawarkan yakni melarang seluruh kegiatan sosial di masyarakat.

“Ini baru wacana, toh kalau nanti disepakati pimpinan kami akan segera membuat regulasi,” paparnya.

Termasuk di dalamnya, segala macam jenis wisuda yang belakangan banyak diselenggarakan sekolah baik tingkat SMA ataupun SMP mengajukan izin. Ia mengatakan, untuk pelaksanaan wisudah baik drive thrue maupun acara seremonial untuk ditiadakan.

“Laju penambahan warga terkonfirmasi cukup mengkhawatirkan, meskipun saat ini ketersediaan bed di rumah sakit masih di angka 90an tapi harus segera kita tekan dengan tidak diizinkannya segala macam keramaian,” jelas Heri.

Izin kerumunan sendiri, lanjut Heri, tidak akan dikeluarkan hingga batas waktu yang belum ditentukan. Upaya ini sebagai langkah penekanan laju perkembangan penularan covid19.

Berita Lainnya  Kelabakannya Staf Pengajar di SD Semanu Saat 9 GTT Kompak Lakukan Aksi Mogok Kerja

“Apalagi saat ini ratusan warga masih menunggu hasil PCR, cukup mengkhawatirkan jika saat menunggu hasil mereka tidak melaksanakan isolasi mandiri,” kata dia.

Sementara itu, untuk hajatan sendiri, Heri merekomendasikan untuk ditiadakan. Seperti yang sebelumnya, warga yang hendak menikah dipersilakan untuk melakukan ijab di Kantor Urusan Agama masing-masing kapanewon.

“Jika berpedoman PPPKM mikro memang zona hijau boleh, tapi kan yang kondangan warga dari berbagai RT yang bisa jadi dari zona orange dan merah,” jelas Heri.

Untuk mendisiplinkan warga tersebut, ke depan ia akan menggandeng Satuan Polisi Pamong Praja dan aparat penegak hukum. Jika nanti didapati warga yang nekat menggelar hajatan dan kerumunan maka tak segan akan segera dibubarkan.

Berita Lainnya  Musim Tanam Pertama di Gunungkidul Dimulai

“Tapi ini masih wacana akan segera kami tuangkan dalam surat edaran,” tandasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis4 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler