Pemerintahan
Rotasi Mutasi Lagi, Bupati Ingatkan Pejabat Pemkab Tak Cemarkan Nama Baik Institusi
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Bupati Gunungkidul, Sunaryanta kembali melakukan rotasi mutasi jabatan untuk PNS di lingkup OPD dan Kapanewon. Rotasi ini sendiri sudah yang kesekian kalinya dilakukan pemerintahan Sunaryanta-Heri Susanta sejak menjabat pada 2021 silam. Kamis (30/06/2022) siang ini, sebanyak 17 pejabat harus bergeser ke jabatan anyar mereka. Pada kesempatan ini, Bupati juga mengumumkan hasil lelang jabatan untuk Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga yang telah dilaksanakan sejak beberapa waktu silam.
Supriyanto yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Pemerintahan, Sosial, dan Kebudayaan Bappeda Gunungkidul akhirnya dipilih dan dilantik sebagai Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga. Supriyanto berhasil menyingkirkan 2 orang pejabat lainnya yang dinyatakan lolos seleksi 3 besar.
Kemudian juga ada Antonius Hary Sukmono yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga beralih jabatan menjadi Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Untuk jabatan Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga sendiri dijabat Irfan Ratnadi yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Kepemudaan dan Olahraga. Untuk jabatan sebelumnya diisi oleh Purwono Sumardamto yang semula menjabat sebagai Analis Kebijakan Ahli Muda pada Dinas Pertanian dan Pangan.
Pergeseran juga terjadi di Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Sekretaris DLH, Abdul Azis yang belum lama menjabat sudah berpindah tugas sebagai Kepala Bagian Umum Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Sementara untuk Sekretaris DLH diisi oleh Madyarina Mulyaningsih yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-Undangan Sekretariat DPRD Gunungkidul.

Selanjutnya, Kepala Bidang Cipta Karya DPUPRKP Agus Sabariyanto dimutasi menjadi Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah. Untuk jabatan Kabid Cipta Karya diisi oleh Nanang Irawanto.
Kemudian Wijang Eka Aswana sebagai Kepala Bagian Umum DPRD Gunungkidul bergeser jabatan sebagai Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah.
Bagian Kesejahteraan Rakyat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Gunungkidul, Aziz Saleh berpindah tugas sebagai Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-Undangan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Ajie Saksono, Analis Kebijakan Ahli Muda pada Dinas Pariwisata pindah jabatan sebagai Kepala Bidang Pemerintahan, Sosial, dan Kebudayaan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah. Kemudian Wasana, Kebijakan Ahli Muda Kelompok Substansi Sarana dan Prasarana Bidang Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan menjabat sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Pasar.
Suharyanta, Kepala Jawatan Kapanewon Wonosari beralih tugas sebagai Kepala UPT Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana. Sedangkan posisinya diisi oleh Wartono yang semula sebagai Kepala Jawatan Kapanewon Semanu. Selanjutnya Bambang Supriyana, Kepala UPT Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana alih tugas sebagai Kepala Jawatan Semanu.
Sedangkan Oneng Windu yang menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perdagangan tukar posisi dengan Yuni Ekoningsih yang semula menjabat sebagai Bagian Penganggaran dan Pengawasan Sekretariat DPRD.
Dalam sambutannya pasca pelantikan, Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan, rotasi mutasi ini merupakan hal yang wajar dilakukan untuk percepatan tercapainya visi misi dalam membangun Gunungkidul. Selain itu juga untuk memaksimalkan kinerja mereka di posisi baru.
“Ini bukan karena faktor suka tidak suka, melainkan sebagai pembinaan karir dan penyegaran organisasi,” terang Sunaryanta.
Belakangan ini, ada cukup banyak permasalahan di lingkungan pemerintah yang mencuat di permukaan dan menjadi konsumsi publik. Ia menekankan kepada ASN untuk menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, dan institusi. Kedekatan satu dengan yang lainnya perlu dijaga agar tidak timbul permasalahan-permasalahan lingkungan dan sosial. Termasuk dengan isu-isu korupsi yang terjadi di pemerintahan.
“Pegang teguh apa yang menjadi keyakinan dan kewajiban sebagai ASN. Rekan-rekan adalah pemimpin di organisasi pemerintah masing-masing, saya tekankan jangan sampai ada persoalan-persoalan yang mencemari keluarga dan institusi,” paparnya.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized2 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
