fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Rotasi Mutasi Lagi, Bupati Ingatkan Pejabat Pemkab Tak Cemarkan Nama Baik Institusi

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar.com)–Bupati Gunungkidul, Sunaryanta kembali melakukan rotasi mutasi jabatan untuk PNS di lingkup OPD dan Kapanewon. Rotasi ini sendiri sudah yang kesekian kalinya dilakukan pemerintahan Sunaryanta-Heri Susanta sejak menjabat pada 2021 silam. Kamis (30/06/2022) siang ini, sebanyak 17 pejabat harus bergeser ke jabatan anyar mereka. Pada kesempatan ini, Bupati juga mengumumkan hasil lelang jabatan untuk Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga yang telah dilaksanakan sejak beberapa waktu silam.

Supriyanto yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Pemerintahan, Sosial, dan Kebudayaan Bappeda Gunungkidul akhirnya dipilih dan dilantik sebagai Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga. Supriyanto berhasil menyingkirkan 2 orang pejabat lainnya yang dinyatakan lolos seleksi 3 besar.

Kemudian juga ada Antonius Hary Sukmono yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga beralih jabatan menjadi Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Untuk jabatan Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga sendiri dijabat Irfan Ratnadi yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Kepemudaan dan Olahraga. Untuk jabatan sebelumnya diisi oleh Purwono Sumardamto yang semula menjabat sebagai Analis Kebijakan Ahli Muda pada Dinas Pertanian dan Pangan.

Pergeseran juga terjadi di Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Sekretaris DLH, Abdul Azis yang belum lama menjabat sudah berpindah tugas sebagai Kepala Bagian Umum Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Sementara untuk Sekretaris DLH diisi oleh Madyarina Mulyaningsih yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-Undangan Sekretariat DPRD Gunungkidul.

Berita Lainnya  Baru Berumur Dua Tahun, Truk Pemadam Milik Damkar Sudah Rusak

Selanjutnya, Kepala Bidang Cipta Karya DPUPRKP Agus Sabariyanto dimutasi menjadi Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah. Untuk jabatan Kabid Cipta Karya diisi oleh Nanang Irawanto.

Kemudian Wijang Eka Aswana sebagai Kepala Bagian Umum DPRD Gunungkidul bergeser jabatan sebagai Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah.

Bagian Kesejahteraan Rakyat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Gunungkidul, Aziz Saleh berpindah tugas sebagai Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-Undangan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Ajie Saksono, Analis Kebijakan Ahli Muda pada Dinas Pariwisata pindah jabatan sebagai Kepala Bidang Pemerintahan, Sosial, dan Kebudayaan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah. Kemudian Wasana, Kebijakan Ahli Muda Kelompok Substansi Sarana dan Prasarana Bidang Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan menjabat sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Pasar.

Berita Lainnya  Vaksinasi Ternak Dimulai Minggu Ini, Gunungkidul Baru Terima 500 Dosis

Suharyanta, Kepala Jawatan Kapanewon Wonosari beralih tugas sebagai Kepala UPT Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana. Sedangkan posisinya diisi oleh Wartono yang semula sebagai Kepala Jawatan Kapanewon Semanu. Selanjutnya Bambang Supriyana, Kepala UPT Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana alih tugas sebagai Kepala Jawatan Semanu.

Sedangkan Oneng Windu yang menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perdagangan tukar posisi dengan Yuni Ekoningsih yang semula menjabat sebagai Bagian Penganggaran dan Pengawasan Sekretariat DPRD.

Dalam sambutannya pasca pelantikan, Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan, rotasi mutasi ini merupakan hal yang wajar dilakukan untuk percepatan tercapainya visi misi dalam membangun Gunungkidul. Selain itu juga untuk memaksimalkan kinerja mereka di posisi baru.

Berita Lainnya  Ditawarkan Rp 600.000, Truk Bekas Kendaraan DPUPR Laku 100 Kali Lipat

“Ini bukan karena faktor suka tidak suka, melainkan sebagai pembinaan karir dan penyegaran organisasi,” terang Sunaryanta.

Belakangan ini, ada cukup banyak permasalahan di lingkungan pemerintah yang mencuat di permukaan dan menjadi konsumsi publik. Ia menekankan kepada ASN untuk menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, dan institusi. Kedekatan satu dengan yang lainnya perlu dijaga agar tidak timbul permasalahan-permasalahan lingkungan dan sosial. Termasuk dengan isu-isu korupsi yang terjadi di pemerintahan.

“Pegang teguh apa yang menjadi keyakinan dan kewajiban sebagai ASN. Rekan-rekan adalah pemimpin di organisasi pemerintah masing-masing, saya tekankan jangan sampai ada persoalan-persoalan yang mencemari keluarga dan institusi,” paparnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler