Uncategorized
Sakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
Nglipar,(pidjar.com)— Polisi akhirnya berhasil mengungkap kasus pembakaran sekolah MI Yappi Nglipar. Dua orang remaja putri diamankan dalam peristiwa yang terjadi Selasa (18/8/2026) silam tersebut. Adapun motif dari aksi nekat remaja putri yang masih berusia belasan tahun itu adalah sakit hati dan dendam.
Kasatreskrim Polres Gunungkidul AKP Tri Hartanto mengatakan, kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh penjaga sekolah saat hendak membuka sekolah sekitar pukul 05.00 WIB.
“Pada saat akan membuka sekolah, saksi mendapati kondisi sekolah seperti habis dibobol atau dicuri. Kemudian saksi menghubungi saksi lainnya untuk memberitahukan kejadian tersebut,” kata Tri Hartanto.
Menurutnya, sekitar pukul 06.00 WIB kedua saksi tiba di sekolah dan melakukan pengecekan. Dari pemeriksaan awal, ditemukan adanya bekas kebakaran di salah satu bagian bangunan sekolah.
“Ditemukan bekas kebakaran serta kertas yang ditata di kusen pintu ruangan. Selain itu, terdapat banyak tumpahan solar yang berceceran di lantai sekolah. Dari hasil pemeriksaan, solar tersebut diduga sengaja digunakan untuk membakar sekolah,” jelasnya.

Tri Hartanto menambahkan, polisi kemudian melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan kronologi sebenarnya.
“Dari hasil pengungkapan, diketahui ada dua anak yang berkonflik dengan hukum atau ABH yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut,” ujarnya.
Kedua ABH tersebut masing-masing berinisial PL alias L (15) dan SPL (14). Keduanya merupakan perempuan dan berdomisili di wilayah Nglipar.
“Modusnya dengan mengumpulkan jerami dan kertas yang berada di sekitar sekolah. Kemudian bahan tersebut dituangi solar yang sudah dibawa dan selanjutnya dinyalakan menggunakan korek batang,” terang Tri.
Lebih lanjut, Tri mengatakan, dugaan aksi tersebut dilatarbelakangi rasa sakit hati. Salah satu ABH disebut merasa sakit hati karena sering mendapat perundungan dari teman-temannya.
“Motifnya karena sakit hati, yang bersangkutan sering dibully oleh teman-temannya ketika membantu ibunya memungut sampah atau rongsok,” ungkapnya.
Selain persoalan perundungan, polisi juga menemukan adanya dugaan dendam terhadap seorang guru.
“Selain itu, ada dendam kepada guru yang sudah dirasakan sejak yang bersangkutan masih kelas 1 SD atau MI, sekitar tujuh tahun yang lalu,” imbuh Tri.
Dalam kejadian tersebut, bagian kusen dan pintu kamar mandi sekolah mengalami kebakaran. Satu kaso yang berada di atas kusen juga terbakar dan genteng asbes atap kamar mandi pecah akibat tertimpa potongan kaso yang terbakar.
“Barang bukti yang kami amankan antara lain kusen dan pintu kamar mandi yang terbakar, satu kaso di atas kusen, satu potong celana jeans warna biru, genteng asbes yang pecah, satu botol bekas air mineral berisi sisa solar dan satu botol Le Minerale yang juga berisi sisa solar,” kata Tri.
Atas kejadian tersebut, polisi menerapkan Pasal 308 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP tentang tindak pidana yang mengakibatkan kebakaran, ledakan, atau banjir.
“Ancaman pidananya paling lama sembilan tahun penjara,” pungkas Tri Hartanto.
Karena pihak yang diduga terlibat masih berstatus anak, proses penanganan perkara dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan terkait anak yang berkonflik dengan hukum.
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
-
Uncategorized2 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized1 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
