Connect with us

Uncategorized

Gunungkidul Jadi Tuan Rumah Hari Pramuka ke-65 DIY, 6.610 Peserta Bakal Hadir

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar.com)– Kabupaten Gunungkidul bakal menjadi pusat peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Apel besar akan digelar di Alun-alun Wonosari, Sabtu (22/8/2026), dengan Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, dijadwalkan bertindak sebagai inspektur upacara.

Berbeda dari sekadar apel peringatan, agenda tingkat provinsi tersebut dikemas dengan sejumlah kegiatan pendukung yang melibatkan berbagai unsur Gerakan Pramuka serta masyarakat Gunungkidul.

 

Ketua Penyelenggara Peringatan Hari Pramuka ke-65 DIY, Agus Mantara, mengatakan persiapan telah dilakukan secara menyeluruh, mulai dari perangkat upacara hingga kegiatan sosial dan pendukung lainnya.

 

“Ini event tingkat provinsi. Semua perangkat upacara, kemeriahan, kegiatan sosial, sudah kami siapkan sebaik mungkin. Harapan kami tidak ada kekurangan,” ujar Agus saat menyampaikan kesiapan kegiatan, Jumat (21/8/2026).

Peserta dari kabupaten dan kota se-DIY dijadwalkan mulai berdatangan sejak pagi adapun jumlahnya 5.540 merupakan peserta didik dari Kabupaten Gunungkidul yang berasal dari perwakilan 18 ranting Gerakan Pramuka. Para peserta ini akan mengikuti apel dalam formasi devile, mereka berjalan melewati rute yang telah ditentukan sebelum bergabung dengan peserta lainnya di Alun-alun Wonosari.

Berita Lainnya  Petugas Temukan 2 Kasus Cacing Hati Pada Hewan Kurban

Momentum peringatan tersebut juga akan dimanfaatkan untuk memberikan penghargaan kepada anggota maupun tokoh yang dinilai berjasa dalam perkembangan Gerakan Pramuka.

Total terdapat 40 penghargaan yang akan diserahkan. Sebanyak 27 penerima di antaranya berasal dari Gunungkidul.

Dua nama yang masuk dalam daftar penerima penghargaan yakni Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Gunungkidul yang juga Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, serta Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul, Nunuk Setyowati.

“Ini tentu menjadi kebanggaan bagi Gunungkidul,” kata Agus yang juga Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Gunungkidul.

Tak berhenti pada kegiatan di panggung utama, panitia juga menghadirkan bazar yang melibatkan 18 ranting Gerakan Pramuka di Gunungkidul. Sejumlah Satuan Karya (Saka) turut ambil bagian, antara lain Saka SAR, Saka POM dan Saka Wirausaha.

Berita Lainnya  Terapkan Program Anyar dari Pertamina, Tiga SPBU Jual Pertalite Seharga Premium

“Akan dimeriahkan dengan penampilan tarian Pentul Tembem dari pendidik TK dan PAUD se Kabupaten Gunungkidul dan marching band dari siswa SMK,” jelasnya.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang bagi anggota Pramuka untuk menampilkan kreativitas sekaligus memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki Gunungkidul kepada peserta dari seluruh DIY.

Panitia juga menggandeng utusan Desa Prima dari Kalurahan Nglegi, Wonosari, Tepus dan Wareng. Keterlibatan berbagai unsur ini diharapkan membuat peringatan Hari Pramuka memiliki dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

Dari sisi jumlah, panitia memperkirakan sekitar 6.610 orang akan memadati kawasan kegiatan. Mereka terdiri atas tamu dan peserta yang datang dari berbagai kabupaten dan kota di DIY.

Berita Lainnya  Berkenalan dengan Romy Cenil, Warga Patuk yang Viral Bawakan Tarian Tradisional Jawa di Macau

Agus berharap kehadiran ribuan peserta tersebut turut memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat, khususnya pelaku usaha yang mengikuti bazar.

“Harapannya, tamu yang datang tidak hanya pulang dengan tangan hampa. Sebelum pulang, mereka bisa berbelanja terlebih dahulu di bazar yang kami siapkan,” ujarnya.

Selain produk-produk yang ditampilkan dalam bazar, para tamu juga akan mendapatkan cendera mata berupa bibit tanaman nangka. Bibit tersebut merupakan sumbangan dari sejumlah kapanewon di Gunungkidul.

Dengan konsep tersebut, peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat DIY tidak hanya menjadi momentum memperkuat nilai-nilai kepramukaan. Kegiatan ini sekaligus menjadi kesempatan bagi Gunungkidul untuk memperkenalkan potensi daerah, produk masyarakat, serta kreativitas generasi muda kepada ribuan peserta dari seluruh penjuru DIY.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 minggu yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

Berita Terpopuler