Pariwisata
Sejumlah Obyek Wisata Dipertimbangkan Untuk Uji Coba Dibuka Kembali
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul tengah menyiapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait dengan wacana pembukaan destinasi wisata yang ada. Pembahasan sektor ini dirasa sangat penting mengingat pariwisata selama ini merupakan tulang punggung perekonomian daerah dan masyarakat. Namun juga keputusan pembukaan destinasi ini juga patut mendapatkan perhatian yang cukup lebih lantaran pandemi yang masih terjadi. Faktor kesehatan menjadi prioritas dalam perumusan kebijakan ini nantinya.
Bupati Gunungkidul, Badingah menerangkan, pihaknya bersama daerah lain serta pemerintah provinsi tengah mempersiapkan SOP terkait operasional destinasi wisata saat new normal diberlakukan nantinya. Namun begitu, Bupati Badingah masih menunggu arahan lanjutan dari Gubernur DIY.
“SOPnya sedang kita persiapkan, kita tunggu dulu perintah dari Pak Gubernur (Sri Sultan HB X),” kata Badingah, Jumat (29/05/2020).
Ia menjelaskan, sektor pariwisata memang menjadi salah satu tulang punggung perekonomian masyarakat. Saat ini dengan ditutupnya destinasi wisata, tentunya sangat berpengaruh terhadap para pelaku wisata maupun masyarakat pesisir pada umumya. Dirinya berharap, jika nantinya dibuka, masyarakat bisa mempersiapkan diri dengan baik dan mengikuti anjuran serta prosedur pemerintah.
“Para pelaku pariwisata diharapkan mengikuti protokol kesehatan,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul Asty Wijatanti menambahkan, sejumlah ketentuan tentang pembukaan destinasi wisata sedang dirumuskan. Adapun diantaranya berisi tentang protokol kesehatan yang harus dipersiapkan oleh pelaku wisata sebelum nantinya destinasi wisata dibuka untuk umum. Jumlah pengunjung maupun sarana kebersihan seperti tempat cuci tangan menjadi beberapa diantara banyak hal yang menjadi topik bahasan.
“Selain itu, nanti akan dipersiapkan klinik bilamana ditemukan pengunjung yang terjangkit covid-19,” kata Asty.
Dirinya mengakui bahwa anggaran untuk pembuatan tempat cuci tangan nantinya akan dianggarkan dalam APBD mendatang. Sebab, saat ini anggaran telah dialihkan untuk penanggulangan covid-19.
“Kita berharap para pelaku wisata bisa membuat yang sederhana terlebih dahulu. Nantinya seluruh destinasi wisata wajib mengikuti protokol kesehatan sebelum boleh dibuka,” kata Asty.
Nantinya, pembukaan destinasi wisata tidak serta merta dibuka begitu saja, melainkan dilakukan uji coba terlebih dahulu. Tidak semua dijadikan uji coba, hanya beberapa destinasi wisata yang akan dibuka saat uji coba.
“Penyusunan mungkin selesai akhir Juni, ya mungkin akhir Juni sudah bisa dibuka untuk uji coba. Nanti kita akan kaji lokasi di mana saja yang bisa digunakan uji coba,” ucap Asty.
Pemerintah nantinya akan menuangkan peraturan pembukaan destinasi wisata saat pandemi dengan Peraturan Daerah (Perda). Dengan hal ini, jika ada pengelola wisata atau destinasi wisata yang melanggar peraturan langsung bisa diberikan sanksi.
“Jangan sampai muncul klaster baru covid saat obyek wisata dibuka,” tutupnya.
-
Info Ringan6 hari yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa2 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan2 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Peristiwa4 minggu yang laluUang Pembangunan Masjid Al Uswah Senilai Rp 13 Juta Raib
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya3 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized3 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
