Pemerintahan
Anggarkan 700 Juta Untuk Dropping, Pemerintah Mulai Siapkan Antisipasi Bencana Kekeringan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kabupaten Gunungkidul telah memasuki musim kemarau sejak akhir bulan April lalu. Kendati demikian, pada beberapa hari terakhir, hujan deras masih turun di sejumlah titik. Saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul telah mulai melakukan persiapan untuk mengatasi bencana kekeringan yang memang telah menjadi langganan tahunan. Seperti diantaranya adalah menggelar rapat koordinasi dengan camat-camat telah dilakukan untuk mengetahui kondisi yang terjadi di masing-masing wilayah. Diketahui dalam pertemuan ini, dampak kekeringan telah agak dirasakan di sejumlah titik.
Kepala BPBD Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan, pada Jumat (29/05/2020) pagi tadi pihaknya telah melakukan koordinasi dengan kecamatan. Hasilnya, kecamatan bersama pemerintah desa masih akan melakukan pemetaan dan pendataan wilayah yang mengalami kekeringan. Saat ini belum ada laporan mengenai wilayah yang benar-benar terdampak kekeringan parah, mengingat hujan masih sering terjadi.
“Sebagian wilayah Panggang sudah terasa tapi belum terlalu terdampak,” kata Edy Basuki.
Selanjutnya, dari pemetaan lapangan ini, padukuhan dan desa baru bisa melakukan pengajuan dropping air ke BPBD Gunungkidul. Dari BPBD telah menyiapkan anggaran sekitar 700 juta rupiah untuk penanggulangan kekeringan di tahun 2020 ini.
“Kita juga minta data layanan dari PDAM nanti dikroscek dan disinkronkan dengan data desa,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Panggang, Winarno menuturkan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan segera melakukan rapat dengan desa untuk melakukan pemetaan wilayah yang sudah mengalami kekeringan. Meski telah memasuki musim kemarau, kekeringan sendiri masih belum begitu dirasakan oleh warga mengingat masih sering terjadi hujan.
“Masih belum ada laporan. Ya sebangian memang merasakan tapi masih aman,”kata dia.
Biasanya untuk pengajuan droping air di kecamatan Panggang diajukan sekitar akhir Juni atau awal Juli. Untuk bulan-bulan seperti sekarang, kebutuhan air masih mencukupi baik dari tampungan warga maupun sumber lain yang dimiliki.
“Ini masih rapat dengan BPBD membahas mengenai penanggulangan kekeringan,” tambahnya.
Terpisah, Camat Rongkop, Agung Danarto menambahkan, beberapa hari terakhir hujan mengguyur wilayah Rongkop sangat membantu warganya. Hujan yang terjadi ini membuat persediaan air masyarakat masih tergolong aman. Namun demikian, segala sesuatu telah dipersiapkan sejak awal. Selepas adanya rapat dengan pemkab, nanti kecamatan akan melakukan tindak lanjut.
“Wilayah kami memang sering menjadi titik kekeringan, nanti akan ditindak lanjuti setelah adanya keputusan. Kalau sejauh ini belum ada laporan desa mana yang mulai kekeringan,” tutupnya.
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized2 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized4 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized4 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized3 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluKemarau Panjang, 53 Kejadian di Gunungkidul Hanguskan 51 Hektare
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
