fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Retribusi Naik, PAD Pasar Ditarget Hampir 4 Miliar

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Perda Nomor 2 Tahun 2020 tentang perubahan Perda nomor 13 tahun 2012 tentang retribusi pelayanan persampahan dan juga Perda Nomor 4 Tahun 2020 tentang layanan retribusi telah disahkan tahun lalu. Pada masa pandemi covid19 ini pula, di dalam perda tersebut diatur kenaikan retribusi mencapai 100% diubah menjadi 20 sampai 30% saja. Dengan demikian, target perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) retribusi pasar akan meningkat.

Kepala Bidang Pasar Disperindag Gunungkidul, Ari Setiawan mengatakan, target PAD dari retribusi pasar tahun 2021 ini ialah Rp 3,9 miliar. Target tersebut naik lebih dari Rp 700 juta dibanding tahun sebelumnya.

“Ada 38 pasar, satu taman parkir dan satu taman kuliner. Jadi total yang kami kelola ada 40 lokasi,” kata Ari, Kamis (25/02/2021).

Ari menambahkan, dari 40 lokasi pasar sudah ada 8 koordinator pengelola pasar yang setiap harinya menarik retribusi. Adapun jumlah pedagang sendiri yakni 10.860 orang.

“Para pedagang juga sudah sepakat dengan kenaikan retribusi, kami yakin target akan tercapai,” jelas dia.

Seperti yang diketahui, adapun retribusi sendiri antara lain untuk perlataran per meter Rp. 200,-. Sedangkan los per meter Rp. 250,-, kemudian untuk kios per meter Rp. 325,-.

“Untuk retribusi ini kami tidak menemukan kendala, para pedagang juga responnya bagus,” ujar Ari.

Tahun 2020 lalu, target Pemkab Gunungkidul dari sektor pasar sendiri yakni Rp. 3.187.668.100,-. Namun demikian pendapatan melebihi target dengan realisasi Rp. 3.266.453.950,-.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler