fbpx
Connect with us

Peristiwa

Senggol Mobil saat Kejar Misi Pemadaman Api, Petugas Damkar Harus Keluarkan Uang Ganti Rugi

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Menjadi Tenaga Harian Lepas (THL) di Kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) Gunungkidul merupakan tantangan tersendiri bagi Jarwan. Tak hanya berhadapan dengan kobaran api, namun dirinya yang sebagai sopir mobil damkar juga harus menanggung risiko tatkala mengemudikan kendaraan menuju lokasi kebakaran. Seperti yang dilakukannya pada Jumat (15/05/2021) kemarin. Ia harus mengeluarkan uang guna memperbaiki kendaraan yang tidak sengaja ia senggol saat memacu mobil pemadam untuk menjalankan tugasnya.

Saat itu ia bersama tim pemadam lainnya hendak menuju Padukuhan Jragum untuk melakukan pemadaman api lantaran di wilayah tersebut terjadi kebakaran yang cukup besar. Saat memacu mobil pemadam tersebut ia sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Membunyikan sirine sebagai tanda dan agar pengguna jalan lain memberikan ruang sehingga mobil pemadam bisa melaju terlebih dahulu.

Sesampainya di Mijahan, tepat didepan mobil pemadam ada iring-iringan sejumlah mobil pribadi. Mobil paling depan mulanya bermaksud belok ke kanan, namun karena mendengar sirine pemadam mobil tersebut urung berbelok ke kanan. Sedangkan mobil di belakangnya tetap melaju agak menyerong namun tetap di lajur sebelah kiri.

Saat itu, Jarwan bermaksud mendahului mobil tersebut untuk segera melakukan misi pemadaman api di lokasi kejadian. Tanpa disadari, mobil pemadam menyerempet bagian belakang mobil berplat B itu. Jarwan bersama tim mulanya tidak menyadari apa yang terjadi, ia langsung ke lokasi dan fokus pada pemadaman kebakaran rumah di Jragum.

Setelah selesai pemadaman sekitar 1 jam lamanya, ia baru menerima telephone bahwa ditunggu seseorang di Polsek Semanu untuk membicarakan kejadian serempetan tersebut. Tim pemadam kemudian menuju ke Polsek Semanu untuk penyelesaian masalah.

Namun ternyata rundingan yang dilakukan justru berlangsung alot. Tak selesai di Polsek, perkara tersebut kemudian dibawa ke Polres Gunungkidul. Akhirnya selesai kekeluargaan dan Jarwan harus mengeluarkan uang 500 ribu rupiah sebagai ganti rugi. Ia sendiri tidak mempermasalahkan uang yang harus dikeluarkan dan ikhlas.

“Sudah selesai kemarin secara kekeluargaan,” kata Jarwan kepada Pidjar.com.

Adapun mobil avanza yang terserempet tersebut mengalami kerusakan dibagian belakang tepat di atas ban dan spion.

Pria yang bekerja sudah belasan tahun sebagai THL Pemadam Kebakaran tersebut menegaskan dalam mengemudikan kendaraan sudah mematuhi dan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Peristiwa yang dialaminya ini menjadi sebuah pengalaman dalam menjalankan ketugasannya.

Ia berharap masyarakat pengguna jalan untuk saling menyadari ketika mobil Pemadam Kebakaran yang sedang melaksanakan tugas apalagi melintasi jalan raya. Sehingga tidak ada kejadian semacam ini kembali.

“Saya sudah ikhlas. Harapannya semua saling menyadari saat berkendara di jalanan,” imbuhnya.

Insiden ganti rugi tersebut saat ini menjadi perbincangan khalayak, banyak yang menyanyangkan sikap pengemudi avanza. Video mobil damkar dan avanza yang menuju ke Polres Gunungkidul pun ramai diposting dibeberapa akun media sosial.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler