Connect with us

Uncategorized

Salah Injak Gas, Mobil Tabrak Pagar Rumah Warga Hingga Terbalik

Diterbitkan

pada

Tanjungsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sebuah mobil Tpyota Innova nopol AB 1514 IY yang membawa rombongan wisatawan mengalami kecelakaan tunggal di ruas jalan Baron tepatnya di Padukuhan Rejosari Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari Selasa (14/12/2021) siang tadi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini namun demikian kerugian material diperkirakan mencapai jutaan rupiah. Diduga, insiden ini dipicu oleh keteledoran dari pengemudi yang mendadak hilang konsentrasi.

Kapolsek Tanjungsari, Iptu Wawan Anggoro mengungkapkan, mobil berwarna silver tersebut dikemudikan oleh Arief Budiman (33) warga Jombor, Kalurahan Sinduadi, Mlati, Sleman. Mobol sendiri melaju dari arah Wonosari menuju kawasan pantai. Sesampainya di lokasi kejadian tepatnya di depan SMK Negeri Tanjungsari, pengemudi mendadak kehilangan konsentrasi. Kendaraan justru masuk ke jalur sisi kanan atau jalur lawan arah. Mobil kemudian melaju tak terkendali dan kemudian menabrak pagar rumah warga. Tak sampai di situ saja ternyata, benturan keras yang terjadi mengakibatkan kendaraan terpental hingga terbalik.

Berita Lainnya  Swiss-Belboutique Yogyakarta Sambut Ramadhan dengan Hadirkan “Middle Eastern Meets Asian”

“Kejadiannya sekitar pukul 09.30 WIB,” papar Kapolsek.

Benturan yang mengakibatkan suara cukup keras ini langsung memancing perhatian warga. Dalam sekejap, warga serta pengguna jalan yang mengetahui kejadian ini kemudian berusaha membantu 4 penumpang untuk keluar dari dalam mobil. Berutung mereka berhasil diselamatkan dan dalam kondisi sehat serta sadar.

“Kurang konsentrasi sopirnya. Jadi keluar jalur ke arah lawan, pengemudi bermaksud meninjak rem namun salah meninjak gas,” jelas mantan Kanit Tipikor Polres Gunungkidul tersebut.

Atas kejadian ini, kerugian ditaksir mencapai Rp 10.000.000 karena kendaraan mengalami kerusakan. Diantaranya adalag body mobil sebelah kanan depan mengalami kerusakan, kaca samping sebelah kiri pecah, spion pecah.

“Untuk kendaraan sudah dievakuasi agar tidak mengganggu arus lalu lintas. Kemudian kerugian pagar yang rusak sudah diselesaikan secara kekeluargaan,” tutup Wawan.

Berita Lainnya  Update Covid 19 di Gunungkidul, Dua Perempuan Dinyatakan Terkonfirmasi

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis4 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler