Connect with us

Pariwisata

Air Terjun Kedung Kandang, Sensasi Air Terjun 7 Tingkat nan Eksotis

Diterbitkan

pada

Patuk,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pesona pariwisata khususnya wisata air di Gunungkidul memang tidak bisa diragukan lagi. Tentu tidak melulu tentang obyek wisata pantai selatan yang menyuguhkan pesona indah. Namun berada di daerah pegunungan, Gunungkidul juga memiliki potensi wisata air terjun yang tak kalah elok. Salah satunya adalah Air Terjun Kedung Kandang yang berada di Dusun Gunungbutak, Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk.

Kali ini Pidjar.com akan sedikit mengulas mengenai pesona dari air terjun Kedung Kandang itu. Obyek wisata ini memang sangat unik lantaran memiliki 7 tingkatan air terjun. Mulai dari paling atas hingga bawah memiliki kontruksi yang cukup indah. Bebatuan hitam yang secara alami tersusun rapi, jauh lebih rapi dibandingkan dengan susunan sentuhan manusia. Di setiap tingkatnya terdapat cekungan-cekungan bebatuan yang menambah elok pemandangan.

Mayoritas bebatuan yang ada di air terjun ini merupakan batuan vulkanik khas Gunung Api Purba Nglanggeran. Air terjun Kedung Kandang memang cukup wajar memiliki batuan vulkanik mengingat lokasi yang tidak begitu jauh dari obyek wisata geopark yang juga tengah booming di kalangan wisatawan lokal maupun manca negara.

Berita Lainnya  Menikmati Kuliner Khas Gunungkidul dalam Balutan Suasana Njawani

Berada di tengah-tengah areal persawahan tentu juga menambah nilai plus tersendiri dari obyek ini. Pemandangan yang hijau dan semilirnya angin, menambah sejuk saat berkunjung di air terjung Kedung Kandang. Bentangan sawah terasering di sekeliling air terjun seolah mengingatkan pengunjung tengah berada di pulau Bali. Gemericik air, terik matahari dan kicauan burung liar menambah suasana yang tenang.

Selain menikmati suasana dan pemandangan dari air terjun ini, para pengunjung juga dapat secara langsung melihat proses bercocok tanam para petani di sekitar obyek wisata. Namun perlu diketahui, air terjun ini merupakan air terjun musiman. Di mana air akan mengalir deras baik untuk wisata atau perairan sawah petani setiap musim penghujan.

Berita Lainnya  Karang Taruna DIY sebagai Ajang Table Top Ekonomi Kreatif

Tak perlu khawatir, bagi pengunjung yang penasaran dengan penampakan Kedung Kandang di musim kemarau. Pengunjung tidak akan dikecewakan meski air mengering, wisata ini juga tetap menyuguhkan suasana dan pemandangan yang elok.

“Ya memang karena air terjun musiman jadi tidak begitu banyak kalau musim kemarau seperti ini. Ada beberapa untuk mengabadikan momen yang berkunjung,” ucap Sugeng Handoko, Ketua pengelola Desa Wisata Nglanggeran, Sabtu (20/10/2018).

Adapun mendekati musim penghujan ini para pengelola tengah sibuk mempersiapkan lonjakan pengunjung saat musim hujan turun. Sejauh ini para pengelola masih mempersiapkan akses jalan untuk sampai ke obyek ini. Petunjuk arah, spot foto dan lainnya juga tengah dipersiapkan. Biayanya pun cukup murah, hanya dengan 7000/orang sudah dapat sepuasnya menikmati pemandangan obyek ini.

Berita Lainnya  PPKM Diperpanjang, Nasib Pelaku Wisata Kian Tak Pasti

“Kalau pas pergantian musim ke penghujan memang cukup ramai. Sejak beberapa tahun ini begitu ramai dikunjungi setiap harinya,” tambah dia.

Aisya warga Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari mengungkapkan bahwa wisata air Terjun Kedung Kandang tengah hitz di kalangan pecinta foto. Dirinya bersama temannya pun menyempatkan diri untuk mengunjungi obyek ini. Meski perjalanan cukup jauh, akan tetapi lelahnya terbayar dengan pemandangan yang begitu indah.

“Dulu pas ke sana masih ada airnya bagus banget, lupa sama capek pas jalan kaki. Cocok sih kalau untuk apa ya menghilangkan stress,” kata perempuan ini.

Pengunjung obyek wisata ini tidak hanya dari lingkup Gunungkidul saja. Bahkan dari daerah luar seperti Jogja, Sleman, Klaten atau mahasiswa dari daerah lain pun jika air terjun ini mengalir pasti selalu memadati obyek ini.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata7 hari yang lalu

Kunjungan Terus Meningkat, Pemkab Naikkan Target PAD Wisata Jadi Rp63,2 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menaikkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata tahun 2026 menjadi...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Pria Asal Karangmojo Ditemukan Meninggal di Lereng Tanjakan Bulak Bogor Rongkop

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Rongkop,(pidjar.com)– Seorang pria berinisial DM (34), warga Padukuhan Kelor, Kalurahan Kelor, Kapanewon Karangmojo, ditemukan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Onsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja ,(pidjar.com)– Menghadirkan perpaduan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang, Onsen Resort Kaliurang menawarkan pengalaman menginap yang menyasar keluarga, pasangan,...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata4 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Berita Terpopuler