fbpx
Connect with us

Pendidikan

Stop Corat-coret Seragam dan Konvoi Kelulusan Besok, Pihak Sekolah Diminta Gandeng Polisi

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga akan mengumumkan kelulusan bagi siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada Jumat (05/06/2020) esok. Rencananya pengumuman tersebut akan dilakukan serentak dengan sistem online. Dari dinas sendiri juga dengan tegas melarang para siswa melakukan konvoi kelulusan dan corat-coret baju seragam.

Euforia kelulusan biasanya memang ditandai dengan melakukan konvoi dan corat coret baju seragam. Untuk itu dari dinas setiap tahunnya mengeluarkan surat edaran ke sekolah atas pelarangan tindakan tersebut. Beberapa waktu lalu, dinas telah mengirimkan surat edaran tersebut ke SMP sederajat.

Dari pihak sekolah diminta untuk melakukan pengawasan pada peserta didik agar tidak melakukan tindakan tersebut. Diharapkan ada kerjasama antara sekolah dengan pihak kepolisian dalam hal ini. Sehingga jika di lapangan ada temuan langsung bisa dilakukan tindakan.

“Kami sudah ada koordinasi dengan pihak kepolisian. Jika memang ada yang melakukan konvoi ya langsung ditindak. Polisi justru yang lebih tahu bagaimana mereka (pelajar) di jalanan,” kata Bahron Rosyid, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Kamis (04/06/2020).

Kebijakan ini dibuat selain sebagai langkah antisipasi tindakan yang tidak diinginkan, juga merupakan upaya partisipasi pencegahan penyebaran covid 19.

Berita Lainnya  Terjadi Penularan Covid-19 di Patuk, Disdikpora Gunungkidul Hentikan Kegiatan Tatap Muka Berkala di Seluruh Sekolah

“Sanksi nanti langsung dari penegak hukum,” tambahnya.

Berkaitan dengan kelulusan tahun ini, Bahron mengungkapkan teknis yang akan dilakukan memang berbeda dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Mengingat sekarang dilarang untuk mengumpulkan banyak orang, maka dalam kelulusan ini akan dilakukan secara online.

Nantinya daftar siswa yang lulus akan diupload di web sekolah masing-masing. Kemudian siswa dapat mengaksesnya kapanpun setelah daftar tersebut resmi diupload. Para siswa berkunjung ke sekolah jika ada berkas yang harus dilengkapi.

“Sistemnya online di web masing-masing sekolah untuk kelulusan ini. Yang ke sekolah kalau ada agenda cap 3 jari, pengembalian buku dan lainnya. Itupun harus mematuhi protokol kesehatan,” jelasnya.

Kepala Bidang SMP, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Kisworo mengatakan sejauh ini dari sekolah tengah mempersiapkan segala sesuatunya. Jika memang terkendala pengumuman bisa dilakukan secara langsung dengan mengundang ke sekolah. Namun demikian, harus tetap menerapkan protokol kesehatan. Jaga jarak, memakai masker, cuci tangan dan lainnya.

Berita Lainnya  Puluhan SMA/SMK di Gunungkidul Sepakati Tak Akan Sampai Ada Aksi Demo Pelajar

“Sesuai dengan arahan kepala dinas memang online memgingat kondisi yang seperti ini,” ujar dia.

Sementara itu, Wakapolres Gunungkidul, Kompol Joko Hamitoyo mengatakan pihaknya telah mempersiapkan personil untuk melakukan pratoli di jalan protokol maupun jalan yang kemungkinkan digunakan untuk konvoi. Titik-titik yang diduga dapat menjadi tempat kumpul juga akan dilakukan patroli, termasuk juga kawasan pantai terus akan dilakukan pemantauan. Nantinya jika ditemui adanya konvoi dari pihak kepolisian akan bersikap tegas.

“Sudah dipersiapkan untuk antisipasi situasi kamtibmas. Himbauan juga sudah mulai kami berikan berkaitan dengan pemantauan kelulusan di rumah saja,” ujar Wakapolres.

 

Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler