fbpx
Connect with us

Peristiwa

Tak Kunjung Ditemukan, Operasi Pencarian Korban Laka Laut Pantai Sanglen Sementara Dihentikan

Diterbitkan

pada

BDG

Tanjungsari,(pidjar.com)–Proses pencarian terhadap 1 orang korban yang hilang dalam laka laut di Pantai Sanglen, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari dihentikan pada Jumat (03/05/2019) petang tadi. Pencarian sendiri dilakukan sepanjang Jumat pagi usai kejadian laka laut yang menimpa 3 orang pengunjung. Dalam kejadian ini, selain 1 orang korban yang masih hilang, 1 orang berhasil diselamatkan, sementara 1 orang lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Pencarian sendiri akan dilanjutkan pada Jumat malam nanti dengan menggunakan penyisiran lewat jalur darat.

Ketua SAR Satlinmas Wilayah II, Marjono mengatakan, proses pencarian sendiri dilakukan menggunakan dua metode yakni penyisiran laut menggunakan perahu jukung dan penyisiran darat dengan menyebar petugas di tebing sekitar lokasi. Namun demikian, hingga Jumat petang tadi keberadaan korban hilang yakni, Gusti Muhammad warga Dusun Pragak, Desa Parang, Kabupaten Magetan, Jawa Timur masih belum ditemukan.

Berita Lainnya  Tabrakan Motor Dengan Bus Pariwisata, 1 Pemotor Belia Tewas di Tempat

“Petang tadi (operasi penyelamatan) kita hentikan untuk istirahat sejenak. Nanti akan mulai kita lanjutkan malam hari dengan penyisiran dari darat,” ucap Marjono.

Disinggung mengenai kemungkinan-kemungkinan yang terjadi, Marjono enggan berkomentar banyak. Ia menegaskan, petugas akan berusaha semaksimal mungkin untuk dapat menemukan korban dalam kondisi apapun.

“Kita berusaha temukan bagaimanapun keadaanya. Kita berharap yang terbaik,” kata dia.

Korban laka laut Pantai Sanglen atas nama Erik Nur Fauzi yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia

Ia mengatakan, pihak keluarga korban sendiri saat ini sudah mendatangi lokasi dan turut melakukan pencarian. Proses pencarian yang dilakukan melibatkan beberapa relawan gabungan baik dari unsur SAR, Basarnas maupun pihak kepolisian. Untuk total jumlah personil, Marjono menyebut melibatkan sekitar 70 orang.

Berita Lainnya  Bawaslu dan Satpol PP Sisir Ribuan APK Yang Disinyalir Dipasang Melanggar Aturan

“Sebanyak 40 personel dari SAR wilayah II, kemudian dari Basarnas 9 personil, save rescue 6 personil, Tagana 6 personil, Polsek Tanjungsari, Babungramil dan relawan Code x juga ikut membantu proses pencarian,” ucap dia.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, peristiwa naas tersebut bermula ketika rombongan mahasiswa dari UTY berkunjung ke Pantai Sanglen sejak Kamis (02/05/2019) malam. Kemudian pada pagi hari, sekitar pukul 06.00 WIB, Erik Nur Fauzi (20) warga Dusun Singo Pranan, Desa Belor Ngaringan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah; Gusti Muhammad Firdauz (19) warga Dusun Pragak, Desa Parang, Kabupaten Magetan, Jawa Timur ; dan dan Rizqi Khoirun Nazir (20) warga Dusun Wedelan, Desa Bangsri, Kabupaten Jepara rombongan tersebut bermain air di sekitar pantai.

Berita Lainnya  Hujan Lebat Guyur Gunungkidul, Satu Keluarga Diungsikan Akibat Rumah Tergenang Air

Namun tanpa disadari ketiganya justru bermain di zona berbahaya yakni ripcurrent. Saat ombak datang, tubuh ketiganya langsung terhempas dan terseret ke tengah lautan. Anggota SAR dan warga sekitar pantai langsung berupaya memberikan pertolongan terhadap ketiga korban laka laut itu. Satu orang atas nama Rizqi Khoirun Nazir warga Bangsari, Kabupaten Jepara berhasil diselamatkan oleh pihak SAR dalam kondisi sesak nafas dan shock. Kemudian satu korban atas nama Nurfauzi warga Grobogan ditemukan tak bernyawa mengambang di lautan.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler