Sosial
Tak Sabarnya Dua Pramuka SMP Negeri 1 Tepus Yang Terpilih Ikut Rombongan ke Kaledonia Baru
Tepus,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sebanyak 17 anggota penggalang dan 7 pembina Pramuka yang berasal dari Daerah Istimewa Yogyakarta akan terbang ke Kaledonia Baru untuk mengikuti kegiatan pramuka di negara tersebut. Dari 17 anggota pramuka penggalang tersebut, ternyata 2 orang diantaranya berasal dari Gunungkidul dan merupakan siswa dari SMP Negeri 1 Tepus. Adalah Milano Al Farizi (13) dan Alfian Nur Fauzi (14) yang nantinya akan mendapatkan kehormatan mengikuti kegiatan kepramukaan di Kaledonia Baru.
Kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, kedua anggota pramuka ini tidak menyangka jika mereka terpilih untuk bisa menjadi bagian dari rombongan Pramuka DIY yang berkunjung ke Kaledonia Baru. Antusiasme tentu menjadi salah satu bagian kegembiraan mengingat mereka akan menambah ilmu dan pengalaman dengan mengunjungi negara yang belum pernah mereka singgahi.
“Tidak menyangka bisa ikut. Persiapan tentu ada meski jadwalnya masih lama. Yang jelas saya senang bisa tambah pengalaman dan pengetahuan pastinya. Ini juga bisa memotivasi anggota pramuka lainnya,” papar Milano, Sabtu (29/02/2020).
Kedua pelajar ini merupakan penyandang predikat Pramuka Garuda. Mereka diajak ke Kaledonia Baru merupakan program ‘Sister City’ antara Jogja dan Mont Dore, Kaledonia Baru. Nantinya, para penggalang yang ikut akan diajak berkemah sambil mengenal budaya, seni, pariwisata dan kepramukaan di Kaledonia Baru.
Dilanjutkannya, ihwal mula undangan yang diterima Pramuka DIY ini memang berawal dari ikut sertanya rombongan pramuka dari Kaledonia baru dalam kegiatan Persami di Hutan Bunder pada bulan Januari 2020 lalu. Di mana, kegiatan ini digagas oleh Kwarcab Gunungkidul.

Dalam kegiatan itu, Milano dan Alfian aktif berinteraksi dengan rombongan Kaledonia Baru. Diskusi kecil mereka lalukan mulai dari menjelaskan bagaimana kehidupan masyarakat di Gunungkidul, budaya, kesenian, pariwisata dan bidang-bidang lainnya.
“Seperti ndak ada batas. Kita semua membaur bertukar pikiran dengan anggota pramuka dari Kaledonia Baru. Sampai sekarang pun masig terus komunikasi berkirim pesan,” sambung Alfianz.
“Pengakuan meraka cukup senang berkegiatan di sini. Mereka mengenal alam yang masih asri, mengenal bahasa Jawa bahkan makanan tradisional milik kita,” tambahnya.
Sementara itu, Pembina Pramuka Gugus Depan 07 SMP Negeri 1 Tepus, Nurhayati mengaku bangga dengan terpilihnya dua anak didik untuk mengikuti program Sister City tersebut. Menurut dia, diajaknya dua siswanya itu karena mereka cukup aktif saat mengikuti Persami bersama anggota Pramuka Kaledonia Baru pada Januari lalu.
“Dari suratnya, mereka mengundang anggota pramuka yang mereka pilih sendiri, mungkin karena berkesan dengan mereka-mereka ini, anaknya aktif, bisa diajak komunikasi,” ujarnya.
Kegiatan itu nantinya akan berlangsung selama dua minggu. Harapannya dengan kegiatan tersebut ada ilmu dan pengetahuan lain yang diperoleh dan bisa dibagian sekaligus memotivasi para anggota pramuka lainnya terutama di SMP Negeri 1 Tepus.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
