fbpx
Connect with us

Sosial

Arab Saudi Terapkan Penangguhan Kunjungan, Bagaimana Nasib Jamaah Umroh Gunungkidul?

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gunungkidul hingga Jumat (27/02/2020) kemarin belum menerima laporan terkait dengan jamaah umroh yang gagal ke Arab Saudi. Seperti yang diketahui, Pemerintah Arab Saudi melakukan penangguhan sementara warga asing untuk melakukan ibadah ke kota suci umat muslim tersebut.

“Yang datang melapor batal umroh ke kami hingga saat ini belum ada, tapi ada satu jemaah yang terkonfirmasi merelakan jadwaknya dipindahkan ke tanggal 14 Maret,” kata petugas data Seksi PHU Kemenag Gunungkidul, Irwan Tryanto, Jumat (28/02/2020).

Pihaknya mencatat, sejak 1 Januari hingga 28 Februari 2020, sedikitnya ada 567 jamaah yang mendaftarkan diri untuk mengajukan pembuatan paspor dalam rangka pelaksanaan umroh. Pihaknya pun belum bisa memastikan berapa dari jumlah jamaah yang hendak berangkat dalam waktu dekat ini.

“Jadi data yang ada di kami ini hanya jamaah yang mendaftarkan diri untuk pembuatan paspor,” imbuhnya.

Irwan mengungkapkan, Kemenag Gunungkidul masih menunggu kebijakan dari pusat terkait langkah apa yang harus diambil dalam menyikapi penangguhan sementara kunjungan di Arab Saudi ini. Ia berharap, pihaknya masih terus melaksanakan kegiatan seperti sedia kala, salah satunya menerima pengajuan persyaratan untuk ibadah Haji dan Umroh.

“Penundaan ini mungkin hanya untuk sementara,” ujarnya.

Sementara itu, seorang calon jemaah Haji asal Dusun Tambakrejo, Desa Semanu, Kecamatan Semanu, Parmi (45) mengaku tak khawatir dengan adanya penundaan sementara itu. Ia yakin, keberangkatannya ke tanah suci sesuai dengan izin sang pencipta.

“Yang penting saya niat, dan sudah terdaftar,” tandasnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler