fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Tenaga Kesehatan Banyak Terpapar Covid19, Layanan Rawat Inap Puskesmas 1 Semanu Ditutup Sementara

Published

on

Semanu,(pidjar.com)–Kasus terkonfirmasi covid19 di Kabupaten Gunungkidul masih melonjak setiap harinya. Sejumlah tenaga kesehatan pun juga masih ada yang terkonfirmasi positif. Seperti halnya yang terjadi di Puskesmas 1 Semanu. Sebanyak 7 orang tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas ini terpapar covid19. Akibatnya, lantaran kekurangan sumber daya manusia, layanan rawat inap terpaksa harus ditutup sementara waktu. Puskesmas 1 Semanu saat ini hanya melayani layanan kesehatan di IGD saat jam kerja.

Kepala Puskesmas 1 Semanu, dr. Yuyun Ika Pratiwi membenarkan adanya penutupan layanan rawat inap. Sebab saat ini, ada 7 orang nakes yang terpapar covid19. Hal ini kemudian membuat tidak memungkinkannya pembagian tugas bagi nakes yang ada untuk berjaga 3 shift di Puskesmas.

“Rawat inap kami tutup dari tanggal 10 Juli 2021 kemarin. Paling tidak 1 sampai 2 minggu sambil terus menunggu perkembangan, evaluasi, serta ketercukupan sumber daya manusia,” kata Yuyun Ika Pratiwi saat dikonfirmasi, Selasa (13/07/2021) petang.

Tenaga medis yang masih ada saat ini memang harus bekerja ekstra. Mulai dari percepatan vaksinasi hingga tracing dan pemantauan kasus aktif yang semakin banyak. Apalagi, jumlah kasus terkonfirmasi di Kapanewon Semanu cukup tinggi. Dengan keterbatasan tenaga medis, mereka tetap harus berjuang semaksimal mungkin demi melayani masyarakat.

“Saya salah satu yang sedang isolasi mandiri. Untuk penyebabnya sendiri kami tidak tahu terpapar dari mana,” imbuh dia.

Ia menghimbau kepada masyarakat untuk tetap selalu ingat dan patuh protokol kesehatan. Memakai masker dobel saat beraktifitas yaitu masker medis yang kemudian luarnya masker kain, mencuci tangan setelah beraktifitas, jaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilisasi, dan tidak berkegiatan makan bersama.

Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat untuk mengikuti vaksinasi sebagai upaya pencegahan dan membentuk herd imunity. Karena saat ini virus sangat mudah menular, kasus aktif semakin tinggi, serta angka kematian juga banyak.

Hal senada juga diutarakan oleh Plt Panewu Semanu, Siswanto. Adanya sejumlah tenaga medis yang terkonfirmasi positif maka diambil alternatif layanan rawat inap ditutup sementara waktu. Petugas medis yang ada tetap harus menjaga kesehatan dan memaksimalkan dalam pelayanan.

“Satgas di Kalurahan dan Padukuhan cukup aktif merespon adanya kasus di wilayah mereka. Petugas medis juga sigap dalam.memberikan layanan vaksinasi serta pantauan kondisi yang terkonfirmasi positif,” ucap Siswanto.

Selasa ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul merilis jumlah tambahan terkonfirmasi positif di Gunungkidul sebanyak 409 orang. Dengan demikian kasus aktif mencapai 3.204 orang, dari jumlah tersebut 3.065 orang menjalani isolasi mandiri dan sisanya harus mendapatkan penanganan di rumah sakit.

“Mereka termasuk klaster keluarga, untuk tracing tetap dilakukan. Hari ini kita catat ada 385 orang sembuh dan 14 meninggal dunia,” papar Dewi Irawaty.

Dengan demikian, selama pandemi terjadi ada 10.310 orang terkonfirmasi positif yang diantaranta 6.665 orang dinyatakan sembuh, 3.204 masih dalam perawatan, dan 441 orang meninggal dunia.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler