Pemerintahan
Terapkan Smart Card Uji KIR, Dishub Ajukan Pembahasan Raperda dan Pengadaan Alat
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah dalam hal ini Kementrian Perhubungan tengah mempersiapkan program smart card untuk uji KIR kendaraan. Nantinya, data identitas kendaraan akan tercantum dalam smart card ini guna memberikan kemudahan serta menghindari pemalsuan buku KIR. Pemerintah menargetkan, pada tahun 2019 mendatang, program ini bisa segera dilaksanakan di seluruh Indonesia.
Di Gunungkidul sendiri, penerapan smart card untuk uji kir kendaraan masih mengalami beberapa kendala. Pemkab Gunungkidul masih belum memiliki Perda yang menaungi kebijakan tersebut maupun sarana dan prasarana penunjang.
Kepala UPT Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub Gunungkidul, Daru Sasongko menyampaikan, syarat pengajuan smartcard itu tercantum dalam Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat nomor 2874/AJ.402/DRJD/2017 tentang pedoman teknis bukti lulus uji berkala kendaraan bermotor. Dalam peraturan tersebut, salah satu yang harus dipenuhi sebuah daerah untuk bisa menerapkan penerbitan smart card uji KIR adalah telah adanya Perda yang mengatur hal tersebut. Hingga saat ini, Kabupaten Gunungkidul masih belum memiliki Perda semacam ini. Perda sebelumnya yaitu Perda Kabupaten Gunungkidul No. 10/2010 tentang penyelenggaraan pengujian kendaraan bermotor masih belum mencantumkan adanya peraturan mengenai smart card.
“Kita telah mengajukan ke Bagian Hukum Sekretariat Daerah. Hingga saat ini masih menunggu proses pembahasan,” terang Daru, Senin (23/08/2018) pagi.
Tak hanya masalah Perda saja, pihak Dishub Gunungkidul juga masih belum memiliki sarana dan prasarana untuk menunjang pembuatan smart card. Pihaknya telah mengajukan pengadaan fasilitas elektronik untuk pembuatan smart card pada anggaran perubahan APBD 2018 ini.

Ia menambahkan, kendala semacam ini tidak hanya dialami di Kabupaten Gunungkidul semata. Rata-rata, seluruh daerah di Indonesia masih belum juga bisa menerapkan pembuatan smart card dalam uji KIR.
“Semua masih dalam persiapan, belum ada yang mulai menerapkan. Namun Kemenhub menginginkan pada 2019 ini, kebijakan smart card sudah bisa diterapkan,” imbuh dia.
Sementara itu, Kepala Dishub Gunungkidul, Syarief Armunanto mengatakan pihaknya berupaya untuk mempercepat proses realisasi smartcard tersebut. Pasalnya belum lama ini tepatnya pada 25 April 2018 UPT Pengujian Kendaraan Bermoto (PKB) Dishub Gunungkidul bersama 41 UPT PKB lain Dishub Kabupaten seluruh Indonesia telah mendapat akreditasi B dari Kemenhub. Atas hal itu kualitas pelayanan perlu ditingkatkan.
"Akreditasi ini berlaku sampai 2020, makanya kami mengejar pelayanan lebih baik lagi," ucapnya.
Dia menargetkan beberapa tahun ke depan jika smartcard ini telah jadi dan segala kekurangan bisa dilengkapi maka kualitas pengujian kendaraan bermotor di Dishub Gunungkidul bisa mendapat akreditasi A.
"Kita yakin bisalah dua tiga tahun ke depan kendala ini bisa diatasi, khususnya di kualitas penguji dan alat. Untuk sementara Dishub Gunungkidul sudah termasuk baik dapat akreditasi B, tapi tetap harus lebih tinggi lagi," jelasnya.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized2 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
