fbpx
Connect with us

Sosial

Tiga Bangsal Baru Dioperasikan, RS Nur Rohmah Kini Miliki Ratusan Kamar Rawat Inap

Published

on

Playen,(pidjar.com)–Rumah Sakit Nur Rohmah saat ini terus mengembangkan fasilitas sarana pra sarana maupun layanannya. Senin (09/03/2020) kemarin, Bupati Gunungkidul, Badingah meresmikan tiga bangsal anyar di rumah sakit yang terletak di Jalan Wonosari-Jogja, tepatnya di Desa Bandung, Kecamatan Playen ini.

Peresmian ini juga sekaligus merupakan dioperasikannya bangsal Anyelir, Lili dan Krisan. Jika sebelumnya jumlah kasur kelas II di RS Nur Rohmah hanya berjumlah 16 buah saja, di gedung baru ini layanan ditambah menjadi 30 kasur. Sedangkan kelas III ada tambahan sebanyak 48 kasur setelah sebelumnya hanya memiliki 21 kasur. Sehingga jika ditotal saat ini, jumlah keseluruhan di RS Nur Rohmah memiliki 46 kasur di kelas II dan 69 kasur kelas III.

“Memang yang paling laku itu kelas II dan III. Ada penambahan 30 bed untuk kelas II dan 48 bed untuk kelas III yang semua kamarnya ber AC. Kami pastikan orang yang berobat ke sini terlayani dan nyaman,” ungkap Direktur RS Nur Rohmah, Retno Handayani, Selasa (10/03/2020).

Ia menargetkan, dalam satu tahun ini, pihaknya akan terus memperbaiki kualitas tak hanya sarana pra sarana saja, akan tetapi juga fasilitas-fasilitas penunjang lainnya. Saat ini RS Nur Rohmah sendiri telah memiliki 10 poli, yakni poli umum, bedah, syaraf, anak, gigi, penyakit dalam, mata, gizi dan kebidanan.

Berita Lainnya  Rumen, Limbah dalam Lambung Ternak yang Menyimpan Segudang Manfaat Bagi Petani

“Kami selalu melakukan analisa pasar, kebutuhan pasar seperti apa. Alhamdulillah dengan pelayanan yang prima, setiap harinya paling sedikit puluhan pasien berobat ke kami,” imbuh dia.

Ia mengatakan, pihaknya sejauh ini telah menjalin kerjasama dengan sejumlah asuransi, BPJS, Jamkesos, Jampersal maupun Jasa Raharja. Sehingga, masyarakat yang memiliki jaminan kesehatan, semua akan terlayani dengan baik. Kepada para petugas di lapangan, Retno selalu mengingatkan bahwa dalam bertugas, mereka diharuskan mengutamakan penanganan terlebih dahulu.

“Kita tolong dulu, nanti kriteria pasien bisa masuk jaminan yang mana, kalau tidak punya jaminan ya disuruh buat Jamkesos,” jelas Retno.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Badingah berharap, RS Nur Rohmah selalu melakukan upaya peningkatan layanan kesehatan masyarakat yang lebih baik dan nyaman. Menurutnya, Rumah Sakit Nur Rohmah berdiri dengan cikal bakal sebagai balai pengobatan dan rumah bersalin di bawah naungan Yayasan Nur Rohmah yang dibuka secara resmi pada tanggal 22 April 2000.

Berita Lainnya  Tombo Gelo Tak Kebagian, Warga Serbu Penjual Bakmi Jawa di Seputaran Kota Wonosari

“Kita patut bangga, Rumah Sakit ini bisa mengembangkan pelayanannya antara lain dengan meningkatkan jumlah ruang rawat inap, ruang dokter, kamar bersalin, ruang laboratorium, dan ruang UGD,” tutur Badingah.

Dengan pembangunan gedung ini mampu memberikan layanan terbaik bagi semua masyarakat di semua lapisan. Guna mewujudkan hal tersebut, Badingah akan terus mendorong agar lembaga non pemerintah atau swasta turut berperan memperkuat program kesehatan di Kabupaten Gunungkdul.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Rumah Sakit Nur Rohmah yang telah menambah falitas gedung baru. Hal ini tentu sesuai dengan visi yang beroientasi pada kebutuhan pasien khususnya dan masyarakat pada umumnya,” tandas Bupati.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler