Pariwisata
Tiga Minggu PPKM Darurat, Pelaku Wisata Kehilangan Hampir 10 Miliar
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pelaku wisata Gunungkidul harus kembali bersabar. Sebab, pada minggu terakhir bulan Juli ini, pemerintah kembali memperpanjang penerapan PPKM Level 4 di sejumlah daerah. Akibatnya, sektor pariwisata pun juga harus menyesuaikan, lantaran dalam instruksi yang keluar, masih menyebutkan bahwa pariwisata belum boleh dibuka untuk umum. Adanya perpanjangan masa penutupan obyek wisata ini tentunya membuat para pelaku pariwisata Gunungkidul semakin terpuruk. Berdasarkan perhitungan kasar yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata Gunungkidul, selama PPKM Darurat yang 3 minggu kemarin dilaksanakan, para pelaku wisata harus kehilangan potensi belanja wisata sebanyak 9,7 miliar rupiah.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Harry Sukmono mengatakan, selama penerapan PPKM Darurat, sektor pariwisata Gunungkidul memang lumpuh total. Pihaknya mencatat ada sejumlah potensi pendapatan para pelaku wisata yang hilang selama penutupan tersebut. Selain itu, penutupan obyek wisata ini juga berdampak pada hilangnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi.
Berdasarkan analisa Dinas Pariwisata, total potensi hilangnya pemasukan dari belanja wisatawan sendiri cukup besar, mencapai hampir 10 miliar. Perhitungan ini berdasarkan rerata tingkat kunjungan ke obyek wisata Gunungkidul yang mencapai 40.000 orang per minggu. Sementara per wisatawan menghabiskan belanja rata-rata sebanyak 81 ribu per orang.
“Sebelum PPKM rata-rata kunjungan sebanyak 40 ribu dikalikan 81 ribu pengunjung dikali lagi 3. Total potensi belanja wisatawan yang hilang sebanyak 9,72 miliar rupiah,” kata Harry Sukmono, Senin (26/07/2021).
Ia juga menjelaskan PAD pariwisaya yang hilang selama 3 minggu PPKM mencapai sekitar 600 juta rupiah. Padahal tahun 2021 ini pemerintah menargetkan PAD dari sektor tersebut sebanyak Rp 18.000.100.000. Hingga saat ini, mulai awal tahun hingga sebelum PPKM Darurat diberlakukan, total PAD yang diperoleh baru mencapai Rp. 8.388.121.449,38 dengan total jumlah pengunjung sebanyak 1.173.702 orang.
Pemerintah pusat sendiri kembali memperpanjang penerapan PPKM Level 4 di sejumlah daerah. Hal ini berdampak terhadap kawasan wisata di GUnungkidul yang belum diperbolehkan untuk dibuka sampai dengan 2 Agustus mendatang. Sebagai persiapan jika nantinya diperbolehkan buka, pemerintah mulai memastikan sarana, sumber daya manusia dan SOP prokes dilaksanakan dengan baik dan benar.
“Sampai sekarang masih kami tutup. Setiap hari petugas TPR tetap berjaga dan menghalau jika ada wisatawan yang mau masuk,” paparnya.
Disinggung mengenai upaya ke depan untuk mengejar PAD dan kunjungan jika kondisi sudah membaik ia mengungkapkan bahwa yang harus dicatat dalam sektor pariwisata adalah membangun kepercayaan dan citra. Pemerintah ke depan akan melakukan promosi bahwasannya standar prokes selalu diutamakan di kawasan pariwisata Gunungkidul.
“Mungkin akan ada revisi target pendapatan retribusi pada APBDP 2021 mendatang,” lanjutnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Gunungkidul, Wiwik Widiastuti menambahkan, semua keputusan yang diambil oleh pemerintah memiliki sisi negatif dan positif. Saat ini, pemerintah tengah fokus dalam penanganan pandemi dan menekan laju penyebaran virus covid19.
“Untuk adanya loss dari pendapatan pariwisata, saya rasa memang sangat terasa tidak hanya Kabupaten Gunungkidul. Untuk ke depan kita sama-sama dengan Pemda kalau PPKM ini sudah berakhir harus bekerja keras dengan siatem dan langkah yang tepat untuk pemulihan jumlah kunjungan wisata dan percepatan pemulihan ekonomi. Tentunya dengan langkah dan strategi yang dapat kita susun bersama dengan memperhatikan kondisi riil di lapangan,” ujar Wiwik.
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
event2 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
Uncategorized4 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Sosial1 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
