Peristiwa
Tragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
Semanu,(pidjar.com)–Peristiwa tragis terjadi di Kalurahan Pacarejo, Kapanewon Semanu pada Selasa (02/06/2026) petang tadi. Seorang pelajar berusia 14 tahun, Rd, ditemukan meninggal dunia di kebun yang terletak di belakang rumahnya. Masih belum diketahui motif dari remaja ini kemudian nekat mengakhiri hidupnya
Kapolsek Semanu AKP Pudjijono mengatakan, korban ditemukan setelah pihak keluarga berupaya mencari keberadaannya yang tidak terlihat sejak sore hari.
“Awalnya saksi Suratmi menanyakan keberadaan korban kepada saksi Tri Winarni. Namun saat itu tidak ada yang mengetahui di mana korban berada,” kata AKP Pudjijono.
Keluarga kemudian melakukan pencarian di sekitar lingkungan tempat tinggal. Saat menyisir area kebun di belakang rumah, Rd ditemukan dalam kondisi tergantung di pohon jambu mete.
“Setelah menemukan korban, saksi langsung berteriak meminta pertolongan. Saksi lainnya kemudian datang dan mencari sabit untuk memotong tali yang digunakan korban. Korban selanjutnya diturunkan bersama warga sekitar,” ujarnya.

Menurut AKP Pudjijono, kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas dan Polsek Semanu. Saat petugas tiba di lokasi, korban sudah berada di bawah dan pohon tempat korban ditemukan telah ditebang oleh warga.
Petugas kepolisian bersama tenaga medis dari Puskesmas Semanu II kemudian melakukan pemeriksaan terhadap jasad korban.
“Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya bekas jeratan pada leher dan pupil mata melebar. Tidak ditemukan luka pada kepala, tangan, dada, punggung maupun kaki korban,” jelas Kapolsek.
Ia menegaskan, dari hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan ataupun kekerasan yang mengarah pada tindak pidana.
“Korban diperkirakan telah meninggal sekitar dua jam sebelum ditemukan,” tegas AKP Pudjijono.
Polisi juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi dan melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.
“Dari hasil penyelidikan awal yang kami lakukan, tidak ditemukan indikasi keterlibatan pihak lain. Peristiwa ini murni bunuh diri,” pungkasnya.
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized2 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
-
Uncategorized2 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized2 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized1 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
