Hukum
Truk Diduga Pelaku Tabrak Lari di Sidorejo Terekam, Polisi Akan Cek CCTV dari Ponjong Sampai Patuk
Ponjong,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Titik terang mengenai pelaku tabrak lari di Jalan Bedoyo-Semanu tepatnya di Padukuhan Trengguno Kidul, Desa Sidorejo, Kecamatan Ponjong, Sabtu (17/11/2018) pagi kemarin menemukan sedikit titik terang. Polisi mendapatkan petunjuk terkait truk yang diduga menjadi pelaku tabrak lari yang menyebabkan Ngadino alias Kismorejo (70) tewas mengenaskan dari rekaman CCTV di SPBU Ponjong.
Kapolsek Ponjong, Kompol Mugiman membenarkan adanya informasi tersebut. Menurut data yang diperoleh pihaknya, kendaran tersebut melintas sekitar pukul 06.00 WIB di Jalan Terngguno, Sidorejo, Kecamatan Ponjong.
Kendaraan tersebut merupakan truk dengan membawa box yang biasanya digunakan untuk mengangkut ayam. Saat kejadian, kendaraan tersebut melaju dari arah Bedoyo menuju Wonosari.
“Kalau yang di rekaman CCTV truk itu mempunyai ciri-ciri dengan bak belakang berwarna oranye, dan bak depan berwarna biru,” kata Mugiman kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Minggu (18/11/2018).

Petugas kepolisian tengah meminta keterangan dari sejumlah warga
Namun demikian, dirinya belum dapat memastikan apakah truk tersebut memang menjadi pelaku tabrak lari atau bukan. Untuk itu, pihaknya melakukan koordinasi dengan Unit Laka Lantas Polres Gunungkidul dalam penanganannya.

“Kita diback up Polres dalam penanganan kasus ini,” kata Mugiman.
Sementara itu, Kanit Laka Lantas, Ipda Soni mengatakan bahwa pihaknya siap membantu menangani kasus tersebut. Saat ini, dari jajarannya terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku tabrak lari maut tersebut.
“Kita masih melakukan lidik,” kata Soni.
Untuk itu pihaknya juga akan melakukan pengecekan terhadap CCTV yang ada di sekitar lokasi. Bahkan penelusuran akan dilanjutkan sampai dengan wilayah Patuk.
“Akan kita pantau seluruh CCTV dari Ponjong-Patuk,” terang dia.
Adapun informasi yang diperoleh, kasus tabrak lari dapat diancam dengan Pasal 310 ayat 3 Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ). Adapun bunyi pasal tersebut Dalam hal kecelakaan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia, dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp12.000.000,00 (dua belas juta rupiah).
Sebagaimana diketahui sebelumnya, Ngadino alias Kismorejo (70) ditemukan tergeletak di pinggir jalan sekitar pukul 06.00 WIB. Saat ditemukan, korban dalam kondisi tengkurap tak bernyawa. Korban tewas seketika lantaran dihantam kendaraan diduga truk ketika tengah beraktifitas di bahu jalan.
-
Uncategorized6 hari yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluGelombang Tinggi di Pesisir Gunungkidul, Rusak Perahu Nelayan Hingga Warung
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
