Info Ringan
Tujuh Fakta Merugikan Tentang Sampah Plastik
Jogja,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Bahaya yang ditimbulkan oleh sampah plastik sangatlah banyak bahkan berakibat fatal. Apa saja, sih, bahaya dari sampah plastik bagi lingkungan, manusia, dan bahkan hewan? Lalu, bagaimana cara agar kita semua dapat meminimalisir bahaya yang ditimbulkan oleh sampah plastik?
Mengurangi Kesuburan Tanah
Sampah plastik memiliki serat yang sangat sulit diuraikan. Sampah plastik ini baru dapat diuraikan setelah tertimbun tanah antara 200-400 tahun lamanya. Bahkan, adapun sebuah penelitian yang mengatakan bahwa serat yang terkandung dalam sebuah plastik, baru dapat diuraikan setelah 1000 tahun tertimbun tanah. Lamanya serat terurai ini menyebabkan sampah mengeluarkan sebuah zat yang dapat menghambat kesuburan tanah sehingga tumbuhan sulit tumbuh di atasnya. Tentu saja hal ini berakibat fatal bagi lingkungan dan kehidupan manusia. Hal yang sangat kecil, jika tidak diperhatikan akan menyebabkan bahaya yang besar.
Membunuh Pengurai Tanah
Faktor yang menyebabkan tanah tak lagi subur salah satunya yaitu sampah plastik yang dibuang secara sembarangan. Hal ini menyebabkan sampah tersebut mengeluarkan sebuah zat yang masuk ke dalam tanah sehingga menyebabkan hewan-hewan di bawahnya, yang bertugas sebagai pengurai tanah, menjadi mati. Ketika pengurai tanah ini mati, maka tingkat kesuburan tanah akan berkurang atau bahkan tak lagi subur. Hewan pengurai ini salah satunya adalah cacing. Ketika zat berbahaya plastik membunuh cacing dan hewan lainnya, maka tak ada lagi yang menguraikan tanah agar tetap subur. Hal ini tentu saja mengakibatkan kerusakan lingkungan.

Pencemaran Laut
Faktanya, sampah yang menumpuk di lautan dunia 80%nya adalah sampah dari daratan yang digunakan oleh manusia dalam menunjang aktivitas sehari-harinya yang mana 90% dari sampah tersebut merupakan plastik yang mengambang dan menumpuk di permukaan laut. Sampah-sampah ini bisa jadi dibuang dengan sengaja oleh manusia secara langsung ke lautan atau melalui aliran sungai yang terhubung langsung ke laut. Semakin banyaknya populasi manusia di muka bumi, maka sampah yang ada termasuk sampah berbahaya seperti plastik semakin bertambah dan berpotensi besar menyebabkan kerusakan laut.
Banyak Membunuh Hewan Laut
Sampah yang menumpuk di lautan tentu saja menyebabkan bahaya terhadap lingkungan laut itu sendiri. Bukan hanya itu, bahkan bahaya yang ditimbulkan dapat terjadi pada makhluk hidup yang ada di sekitarnya, seperti ikan, mamalia laut, atau burung laut. Beberapa kasus hewan laut mati akibat sampah seringkali terjadi setiap tahunnya. Kasus hewan laut mati yang diakibatkan oleh sampah misalnya paus yang terperangkap dalam tumpukan sampah sehingga ia sulit keluar hingga mati dalam tumpukan sampah itu sendiri. Selain itu, ada pula kasus penyu mati yang diakibatkan memakan sampah plastik karena mengira sampah tersebut berupa ubur-ubur yang biasa dimakan.
Merusak Rantai Makanan
Mengingat bahwa zat yang terkandung pada plastik sangat berbahaya, jika plastik ini termakan oleh hewan, maka akan mengakibatkan dampak negatif pada hewan itu sendiri. Bukan hanya itu, bahkan dapat menimbulkan dampak negatif pada susunan rantai makanannya termasuk manusia yang merupakan anggota dari rantai makanan. Contohnya ketika cacing memakan zat berbahaya dalam plastik, lalu cacing tersebut dimakan oleh seekor ayam, tentu saja dampak negatif dari zat berbahaya plastik juga dapat mengganggu kesehatan ayam tersebut. Apalagi jika setelahnya manusia mengonsumsi ayam tersebut, tentu saja manusia dapat merasakan dampak negatif dari plastiknya.
Merusak Kualitas Air
Zat berbahaya yang terkandung dalam sampah plastik akan masuk ke dalam tanah sehingga dapat mencemari kualitas air yang terkandung di dalamnya. Hal ini dapat berakibat fatal bagi kesehatan manusia karena manusia sangat membutuhkan air untuk memenuhi kebutuhannya. Jika kualitas air yang digunakan menurun, maka kehidupan manusia juga dapat terancam karena air dengan kualitas buruk dapat merusak kesehatan.
Sumber Penyakit bagi Manusia
Plastik sudah tak asing lagi digunakan oleh manusia pada kehidupan sehari-hari dalam berbagai hal. Akan tetapi, banyak yang tidak tahu atau bahkan tidak sadar akan bahaya yang ditimbulkan oleh plastik sangatlah banyak dan berakibat fatal bagi kesehatan manusia yang menggunakannya. Tanpa disadari, jika zat yang terkandung dalam plastik termakan oleh manusia, berbagai macam penyakit dapat tumbuh dan menyerang orang tersebut. Penyakit-penyakit yang dapat ditimbulkan oleh plastik antara lain adalah kanker, gangguan reproduksi, dan penyakit paru-paru yang dapat mengakibatkan kematian.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
