Pemerintahan
Hanya 2 Tenaga Honorer K2 Yang Bisa Ikuti Seleksi CPNS Jalur Khusus Akibat Pembatasan Usia, FHSN Ajukan Protes
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Diantara ratusan formasi yang didapatkan oleh Pemkab Gunungkidul untuk seleksi CPNS pada tahun 2018 ini, ada jatah untuk formasi khusus tenaga honorer K2. Untuk kalangan tenaga pendidik tersebut, pemerintah menyediakan 6 kursi.
Namun adanya jatah formasi khusus CPNS untuk tenaga honorer K2 itu justru menuai polemik. Adanya persyaratan usia minimal mendapatkan penolakan. Pembatasan usia yaitu di bawah 35 tahun disebut sebagai tidak adil sehingga banyak diantara honorer K2 Gunungkidul yang kehilangan kesempatan untuk mengikuti tes. Pemarintah didesak untuk meninjau ulang peraturan yang memberatkan itu.
Ketua Forum Honorer Sekolah Negeri (FHSN) Gunungkidul, Aris Wijayanto memaparkan, pihaknya sangat keberatan dengan penerapan pembatasan usia. Hal ini menurutnya seakan menghapus asa para tenaga honorer K2 yang telah mengabdi sangat lama untuk menjadi PNS. Berdasarkan penuturan dari rekan-rekannya, saat ini, para tenaga honorer yang telah masuk dalam kategori K2 yang berusia di bawah 35 tahun hanya tinggal tersisa dua orang.
“Sudah formasinya cuma sedikit, masih ada pula persyaratan yang memberatkan kami. Ini sangat tidak adil,” tandasnya, Rabu (19/09/2018) siang.
Aris menuntut pemerintah agar meninjau ulang peraturan tersebut. Jika diperlukan, aturan mengenai pembatasan usia itu harus diganti. Pihaknya sangat berharap agar nantinya, pemerintah bisa membuat peraturan yang bisa mengakomodir seluruh tenaga honorer agar bisa mendapatkan kesempatan untuk mengikuti tes seleksi CPNS.

“Bukan hanya K2 saja yang bisa ikut dan tidak perlu ada syarat batasan umur,” ucapnya.
Aris mengakui bahwa penetapan formasi CPNS khususnya di jalur khusus tenaga honorer mendapatkan banyak perhatian dari anggotanya. Anggota FHSN bahkan tengah mendiskusikan polemik ini secara serius guna menentukan langkah ke depan.
“Saya masih belum bisa ngomong banyak, kita lihat saja perkembangan hasil diskusi internal kami,” imbuh dia.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Gunungkidul, Sigit Purwanto mengatakan berkaitan dengan peraturan pembatasan usia yang dikeluhkan oleh sejumlah tenaga K2, pihaknya tak bisa berbuat apa-apa. Hal ini merupakan peraturan yang diturunkan dari pusat.
“Kita hanya mengikuti petunjuk yang ada,” tuturnya.
Sigit berharap agar adanya para PNS anyar ini nantinya mampu sedikit mengurangi beban pekerjaan para PNS di lingkup Pemkab Gunungkidul. Pasalnya, saat ini, Pemkab Gunungkidul kekurangan sedikitnya 2.500 orang PNS. Jumlah ini diperkirakan terus bertambah jika tidak ada rekruitmen anyar mengingat setiap tahunnya, ada sekitar 360 PNS yang pension yang tidak bisa langsung tergantikan.
“Kita hanya punya 8.800 PNS saat ini,” papar Sigit.
Pada seleksi CPNS 2018 ini, Pemkab Gunungkidul hanya mendapatkan jatah sebanyak 434 formasi. Dari ratusan formasi yang didapat ini, tenaga pendidik dan kesehatan mendapatkan jatah terbanyak.
“Sebelumnya kita mengajukan 873 formasi, akan tetapi yang disetujui hanya 434 formasi,” tutup Sigit.
-
Kriminal3 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa2 minggu yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial2 minggu yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Uncategorized2 minggu yang laluMBG Libur, Harga Sembako Mulai Turun Drastis
-
Pemerintahan2 minggu yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized3 minggu yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Peristiwa3 minggu yang laluDalam Posisi Terduduk, Lansia 81 Tahun Ditemukan Gantung Diri di Belakang Rumah
-
Peristiwa2 minggu yang laluRS Nur Rohmah “Cuek” di Tengah Operasi-operasi Yang Harus Dijalani Andheng, Keluarga Pilih Tempuh Jalur Hukum
-
Uncategorized3 minggu yang laluCetak Sejarah di Moto3, Veda Dapat Hadiah Mobil Impian Dari Konglomerat
-
Peristiwa3 minggu yang laluDiserempet Pemotor Tak Dikenal di Baleharjo, Pemotor Wanita Luka Parah Terjun ke Tegalan
-
Hukum4 minggu yang laluNekat Posting Motor Curian di Facebook, Pemuda Ditangkap Polisi Nyamar
-
Pemerintahan2 minggu yang laluRatusan Warga Gunungkidul Terjangkit Penyakit Menular Mematikan Ini
