Pendidikan
Vaksinasi Untuk Pelajar Mulai Digencarkan, Songsong Dimulainya KBM di Sekolah
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Dinas Kesehatan Gunungkidul mulai melakukan vaksinasi covid19 untuk pelajar atau kelompok umur 12-17 tahun. Kegiatan ini serentak diselenggarakan oleh sejumlah titik. Proses vaksinasi sendiri akan dilaksanakan secara bertahap di sekolah-sekolah maupun fasilitas kesehatan. Diharapkan dengan adanya vaksinasi untuk pelajar ini, nentinya bisa menunjang dimulainya proses belajar mengajar di sekolah Di Gunungkidul sendiri saat ini, sudah ada 300 pelajar yang sudah mendapatkan vaksin covid19.
Kepala Seksi Kurikulum, Bidang SMP, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Wahyudi, mengatakan, dalam pelaksanaan vaksinasi massal kemarin, ada 300 pelajar yang diberikan vaksin jenis Sinovac. Mereka terdiri dari 150 pelajar SMP dan 150 pelajar SMA. Nantinya setelah dilakukan vaksinasi ini akan menjadi bahan evaluasi oleh pemerintah.
“Setelah vaksin ini nanti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan sekolah akan melakukan evaluasi. Sekolah yang siswanya sudah tervaksin akan menjadi pilot project diterapkannya pembelajaran secara luring (tatap muka),” kata Wahyudi, Sabtu (17/07/2021).
Ia menjelaskan nantinya pemberian vaksin kepada siswa SMP dan SMA akan dilakukan secara bertahap. Ke depan, sekolah-sekolah lain juga akan menyusul seiring dengan kebijakan pemerintah.
“Seluruh anak yang usianya 12 tahun nanti akan diproyeksikan mendapat layanan vaksin covid19. Tapi ini tentu dilakukan secara bertahap,” paparnya.

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul sendiri mendukung penuh program vaksin bagi pelajar ini. Diharapkan ke depan para pelajar juga kooperatif, sehingga dapat terbentuk imun yang kuat dan kegiatan pembelajaran tatap muka dapat segera dilakukan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawaty menambahkan jika vaksin pelajar ini nantinya akan dilakukan secara bertahap dan sesuai dengan permintaan sekolah. Pada tahap awal vaksin dilakukan secara serentak di beberapa daerah.
Kendati demikian, sampai dengan sekarang pemerintah masih memfokuskan vaksinasi bagi kelompok usia dewasa, lansia, dan petugas publik. Capaiannya sekitar 26 persen dari target 70 persen penduduk Gunungkidul. Akselerasi vaksinasi sendiri terus dilakukan oleh pemerintah dengan menggandeng sejumlah kalangan.
“Iya kita masih fokuskan untuk kelompok lansia dan pelaku ekonomi. Harapan kami, masyarakat juga mulai timbul kesadaran untuk mengakses vaksinasi ini,” ucap dia.
Per harinya, seluruh faskes di Gunungkidul terus melakukan vaksin. Beberapa lembaga juga mengadakan vaksinasi di lokasi-lokasi tertentu. Beberapa hari lalu, Kejaksaan Negeri Gunungkidul juga mengadakan vaksinansi di halaman kantor, sedikitnya 350 orang mengikuti kegiatan ini.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
