Politik
Ada Provokasi, TKD Jokowi Amin Siap Lapor Balik
Ponjong, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Capres Jokowi Maruf Amin, Bambang Praswanto, mengaku siap melapor balik ke polisi jika pimpinan Front Pembela Islam (FPI) melaporkan insiden beberapa waktu lalu di Markas FPI Yogyakarta. Hal ini diungkapkan Bambang kepada media seusai acara kampanye akbar Jokowi Amin di lapangan Desa Ponjong, Kecamatan Ponjong, Rabu (10/04/2019).
“Beberapa insiden antara lain kasus anarkhis di Markas FPI, pemukulan anggota Panwaslu hingga pemukulan anggota TNI itu semua ada penyebabnya, yakni provokasi yang mengakibatkan kader kita terpancing,” jelas Bambang.
Lebih lanjut dijelaskan Bambang, kronologis perusakan di Markas FPI Yogyakarta dimulai dari ormas Tentara Langit Familia, simpatisan PDIP Yogyakarta dalam perjalanan menuju kampanye terbuka yang digelar Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Amin di Alun-alun Kulonprogo, Minggu (07/04/2019). Bambang menilai, kericuhan akibat adanya provokasi, sehingga simpatisan PDIP terpancing. Dalam hal ini Tentara Langit mengklarifikasi kericuhan bermula dari pelemparan batu oleh sekelompok massa di dalam gang Markas FPI Yogyakarta. Beberapa orang di dalam gang mengacungkan-acungkan senjata tajam.
“Jadi ada lemparan batu, kemudian mengacung-acungkan sajam dan jari tanda mereka tidak satu kubu dengan kita dan berteriak-teriak. Lha itukan bentuk provokasi, kita tidak memulai namun diprovokasi sehingga anak-anak terpancing,” lanjutnya.
Untuk itu TKD Jokowi Amin juga siap melapor balik bilamana kubu sebelah melaporkan kasus ke aparat penegak hukum. Pihaknya berharap polisi bisa menangani permasalahan ini secara jujur dan adil.
Di sisi lain, Ketua Tim Kampanye Kabupaten (TKK) Jokowi Amin, Endah Subekti Kuntariningsih SE meminta kadernya agar bersabar dan bisa mengendalikan diri dari segala macam provokasi.
“Hasil survei hingga 8 April kemarin kita sudah unggul jauh dibandingkan paslon 02. Maka saya minta semua bisa menahan diri dan tidak terpancing dengan hal remeh temeh yang justru akan merugikan kita,” kata Endah.
Dari hasil pilpres 2014 silam, diketahui Jokowi JK kala itu menguasai 65% suara di Gunungkidul. Maka pada pemilu 2019, Jokowi Amin ditarget menang dengan angka 70%. Endah meyakini target tersebut realistis dan dapat tercapai.
“Kita optimis itu bisa terwujud, meski begitu saya mengajak semua pihak agar hadir dan menggunakan hak suaranya pada tanggal 17 April besok. Tak hanya itu, kader saya minta mengawal hasil perolehan suara itu hingga selesainya rekapitulasi,” pungkasnya.
-
Uncategorized3 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized3 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya3 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized2 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized2 minggu yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Uncategorized4 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Sosial3 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 minggu yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
