Peristiwa
Bocah Belasan Tahun Kebut-kebutan, Penyeberang Jalan Tewas Tertabrak
Tanjungsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Seorang lansia berusia 76 tahun, Sawi alias Sadil warga Padukuhan Keruk, Desa Banjarejo, Kecamatan Tanjungsari meninggal dunia usai terlibat kecelakaan lalu lintas pada Sabtu (04/01/2020) petang tadi. Kakek malang tersebut menderita luka parah pada bagian kepalanya usai tertabrak sepeda motor di Jalan Raya Padukuhan Keruk, Desa Banjarejo, Kecamatan Tanjungsari. Sawi sendiri ditabrak oleh bocah belasan yang mengendarai sepeda motornya secara ugal-ugalan.
Kapolsek Tanjungsari, AKP Sapto menceritakan, kecelakaan maut di wilayahnya tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Kejadian itu melibatkan pejalan kaki dengan seorang anak di bawah umur yang mengendarai sepeda motor.
Ia menjelaskan, peristiwa bermula ketika pemotor yang diketahui merupakan G (14) warga Bintaos, Desa Tepus, Kecamatan Tepus melaju dari arah barat menuju timur. Bocah belasan tahun tersebut memacu sepeda motor Honda GL AB 5353 SE dengan kecepatan cukup tinggi.
Di lokasi kejadian, bersamaan saat G melaju, muncul Sawi yang hendak menyeberang jalan dari selatan menuju utara. Jarak yang terlalu dekat dan sepeda motor yang melaju dengan kecepatan tinggi membuat tabrakan kemudian tak terhindarkan.
“Pada saat itu, korban niatnya mau menyeberang dari arah selatan menuju utara. Kemudian dari barat ditabrak oleh pemotor,” kata Sapto, Sabtu petang.
Kapolsek mengungkapkan, akibat tabrakan tersebut kedua korban terpental cukup jauh. Sawi sendiri mengalami luka cukup parah pada bagian kepala. Sementara G juga tergeletak di tengah jalan. Kedua korban saat itu oleh warga sekitar dilarikan menuju RSUD Wonosari guna mendapatkan perawatan medis.
“Kepala belakang Sawi pecah akibat benturan tersebut. Dari hidung dan mulutnya terus mengeluarkan darah. Saat dilarikan ke rumah sakit, kondisinya sudah tidak sadar, dimungkinkan sudah dalam kondisi meninggal dunia,” urai dia.
“Kemudian untuk G sendiri mengalami luka di siku kiri lecet, lutut kiri lecet, dan pelipis mata kiri lecet. Dia dalam keadaan pingsan dilarikan ke RSUD Wonosari,” sambung Sapto.
Sapto menjelaskan, kecelakaan tersebut diduga terjadi lantaran pengendara sepeda motor berjalan terlalu kencang. Sehingga kemudian pemotor terlambat menyadari adanya penyeberang jalan yang ada di depannya.
“Kemungkinan pemotor tidak bisa mengendalikan laju kendaraanya sehingga menabrak pejalan kaki,” pungkas dia.
-
Uncategorized1 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized5 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Sosial2 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized20 jam yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized24 jam yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Pariwisata3 minggu yang laluOnsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi
-
Uncategorized1 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
