Peristiwa
Depresi Susah Tidur, Nenek 70 Tahun Gantung Diri di Kebun Belakang Rumah
Semin,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Hanya berselang beberapa hari, peristiwa gantung diri kembali terjadi di wilayah Desa Pundungsari, Kecamatan Semin. Setelah, Sabtu (22/02/2020) seorang pemuda nekat mengakhiri hidupnya dengan tali pramuka di dalam kamar, kini aksi hampir serupa juga dilakukan oleh seorang nenek berusia 70, Giyem warga Padukuhan Pelem, Desa Pundungsari. Ia nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dengan seutas tali di pohon jati, Selasa (25/02/2020). Giyem sendiri ditemukan pada pagi tadi dalam keadaan meninggal dunia.
Kapolsek Semin, AKP Haryanta mengatakan, peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 05.30 WIB. Pada malam sebelumnya, Giyem mengeluh kesulitan untuk tidur, maka kemudian malam tadi, dirinya ditemani oleh Wasidi (41) yang merupakan anaknya hingga pukul 02.00 WIB. Namun kemudian, tanpa diketahui oleh sang anak, Giyem kemudian meninggalkan rumah anaknya tersebut.
“Sekira pukul 05.20 WIB, Wasidi curiga lantaran tidak menemukan ibunya. Sempat dilakukan pencarian di seluruh bagian rumah,” ucap Kapolsek, Selasa pagi.
Kemudian, pencarian pun dilanjutkan keluar rumah. Sesampai di bagian belekang rumah, Wasidi mendapati ibunya sudah tergantung di pohon jati.
“Dia kaget kemudian berteriak meminta pertolongan warga. Warga yang mendengar teriakan itu lalu menghampiri sumber suara kemudian ada yang melapor ke polsek,” papar dia.

Pihak kepolisian yang datang bersama tim medis kemudian melakukan evakuasi dan pemeriksaan terhadap jenazah. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan tidak ditemukan adanya tanda penganiayaan.
“Korban murni bunuh diri, tidak ada bekas luka penganiayaan,” terang dia.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Semin, Iptu Sumiran mengatakan, untuk dugaan sementara penyebab korban bunuh diri ialah faktor depresi. Sebab, selama satu bulan terakhir ini, korban selalu mengeluh tidak bisa tidur.
“Sudah satu bulan ini korban mengeluh tidak bisa tidur. Kemungkinan ia depresi karena itu dan akhirnya melakukan aksi bunuh diri,” ucap Sumiran.
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized2 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized4 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized4 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized3 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluKemarau Panjang, 53 Kejadian di Gunungkidul Hanguskan 51 Hektare
-
Uncategorized2 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
