Connect with us

event

Pameran Tunggal Risao Pambudi, Graveyard: Sebuah Jejak Ingatan Lewat Relief

Diterbitkan

pada

 

Jogja,(pidjar.com)–Seniman visual Risao Pambudi menggelar pameran tunggal bertajuk Graveyard: Excavating the Remains of Memory di Nalarroepa Ruang Seni, Taman Tirto, Kasihan, Bantul, pada 25 Juli–15 Agustus 2026.

“Pameran ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan artistiknya karena untuk pertama kalinya menampilkan eksplorasi relief akrilik sebagai medium utama setelah hampir satu dekade bereksperimen,”ujar Risao (1/8/26).

Sebanyak 11 karya yang diciptakan sepanjang 2023–2026 dipamerkan, memadukan teknik relief dengan material alam seperti daun, ranting, akar, rumput, dan tulang yang dicetak ke atas kanvas. Melalui medium tersebut, Risao mengajak pengunjung menelusuri lapisan-lapisan memori, kehilangan, dan hubungan manusia dengan alam.

“Pameran ini tidak sekadar menghadirkan visual bertema kematian, melainkan merefleksikan bagaimana ingatan bekerja sebagai serpihan yang terus disusun kembali. Relief-relief yang ditampilkan menghadirkan sosok manusia, hewan, hingga lanskap yang lahir dari benda-benda alam yang telah gugur, seolah menghidupkan kembali jejak yang telah lama mengendap,”paparnya.

Beberapa karya seperti The Snake and Fern, The Deer, Till We Rot, hingga The Man Who Died Standing mengangkat tema transformasi, hubungan antarmanusia, trauma sosial, dan kritik terhadap kerusakan lingkungan serta ketidakadilan agraria. Sementara karya Sanctuary dan After the Image Remains merekam perjalanan personal sang seniman tentang rumah, harapan, dan proses penyembuhan.

Berita Lainnya  Berkelit Tak Akui Perbuatannya Dalam Persidangan, Oknum ASN Kemenag Pencabul Anak Tiri Divonis 5,5 Tahun Penjara

Risao Pambudi, memaknai proses berkaryanya sebagai upaya “menggali” kembali artefak-artefak kehidupan yang tersimpan dalam ingatan. Baginya, setiap daun, ranting, atau tulang yang diolah menjadi relief bukan sekadar tekstur, melainkan medium untuk membangun makna baru tentang kehidupan, kehilangan, dan harapan.

Pameran Graveyard: Excavating the Remains of Memory dibuka untuk umum mulai 25 Juli hingga 15 Agustus 2026 setiap pukul 10.00–16.00 WIB di Nalarroepa Ruang Seni, Bantul.

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler