Uncategorized
Absen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
Wonosari, (pidjar.com)– Kabupaten Gunungkidul genap berusia 196 tahun pada Rabu (14/10/2026). Namun, peringatan hari jadi Bumi Handayani kali ini diwarnai absennya Wakil Bupati Gunungkidul Joko Parwoto dalam upacara yang digelar di Lapangan Pemda Gunungkidul.
Ketidakhadiran Joko di tengah momentum sakral hari jadi kabupaten tersebut memunculkan pertanyaan mengenai hubungannya dengan Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih. Terlebih, Joko disebut beberapa kali tidak terlihat dalam sejumlah acara seremonial Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul sebelumnya.
Berdasarkan rumor yang beredar, hubungan antara Bupati dan Wakil Bupati sendiri sejak beberapa waktu belakangan sudah tidak harmonis. Situasi sendiri semakin meruncing dengan rumor berbagai insiden sehingga tercium bahwa konflik diantara Endah dan Joko semakin meruncing.
Di tengah beredarnya isu keretakan hubungan kepala daerah dan wakilnya, muncul pula kabar mengenai pembagian peran yang dinilai tidak setara antara Joko dan Endah dalam menjalankan pemerintahan.
Saat dikonfirmasi mengenai ketidakhadirannya dalam upacara Hari Jadi ke-196 Gunungkidul, Joko membantah bahwa dirinya sengaja tidak menghadiri acara tersebut. Ia mengaku sedang tidak dalam kondisi sehat karena mengalami masalah pada gigi yang mengharuskannya menjalani pemeriksaan di salah satu rumah sakit di Yogyakarta.
“Kebetulan di hari yang sama saya harus periksa di rumah sakit langganan saya, karena waktu itu gigi saya pernah ditambal di sana juga. Kemudian kebetulan copot,” ujar Joko sembari tersenyum, Rabu (14/10/2026).
Joko menjelaskan, ketidakhadirannya dalam upacara tersebut juga telah disampaikan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Gunungkidul. Ia memastikan absennya dalam agenda peringatan hari jadi itu bukan karena persoalan undangan. Sebeleumnya memang santer dikabarkan bahwa Wakil Bupati tidak mendapat undangan untuk menghadiri rangkaian acara. Pun juga dengan keterlibatan Wakil Bupati dalam teknis perencanaan hingga eksekusi acara megah ini, diruomorkan bahwa Joko sama sekali tak mendapatkan porsi peran.
Saat ditanya apakah dirinya tidak mendapatkan undangan untuk menghadiri upacara tersebut, Joko menegaskan bahwa sebagai Wakil Bupati, dirinya tetap diundang.
“Tetap kalau undangan pasti lah diundang sebagai Wakil Bupati,” katanya sembari berlaku seakan berusaha menghindari awak media.
Joko juga mengakui dinamika pekerjaan dan kompleksitas persoalan daerah yang harus ditangani terkadang menyita waktu. Kondisi tersebut, menurutnya, membuat intensitas komunikasi di ruang publik terlihat sedikit berkurang.
Meski demikian, pernyataan Joko tersebut belum menjawab secara menyeluruh berbagai spekulasi mengenai hubungannya dengan Bupati Endah Subekti Kuntariningsih.
Absennya Wakil Bupati dalam peringatan hari jadi yang menjadi salah satu agenda penting pemerintahan daerah itu pun menjadi sorotan di tengah momentum bertambahnya usia Kabupaten Gunungkidul.
Sementara itu, Ketua Panitia Peringatan Hari Jadi Gunungkidul ke -196, Arkham Mashudi mengatakan, pihaknya mendapat konfirmasi dari Joko Parwoto selaku Wakil Bupati tidak bisa hadir dalam upacara Hari Jadi karena sedang memeriksakan kesehatannya.
“Konfirmasi dari Pak Wakil, beliau tidak bisa hadir dalam upacara karena gerah wojo (sakit gigi) dan periksa di RSA UGM,” ucap Arkham Mashudi.
Dalam perayaan hari Jadi Gunungkidul ke-196 ini, selama rangkaian kegiatan beberapa kali Wakil Bupati Gunungkidul ikut kegiatan. Namun memang ada beberapa kegiatan yang Joko tidak bisa ikut karena bersamaan dengan agenda lain.
“Kalau untuk upacara ini, kemarin waktu gladi terkonfirmasi beliau rawuh (hadir) tapi kemudian karena gerah (sakit) kemudian izin tidak bisa mengikuti,” imbuh dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Sosial2 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized4 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
Uncategorized4 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Pariwisata2 minggu yang laluOnsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi
-
Pemerintahan2 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
