Connect with us

Uncategorized

Diduga Sengaja Dibakar, Pohon Resan Ratusan Tahun Penopang Sumber Air di Sumberejo Tumbang

Diterbitkan

pada

Semin, (pidjar.com)–Pohon resan berusia ratusan tahun yang tumbuh di Padukuhan Karbolo, Kalurahan Sumberejo, Kapanewon Semin, Gunungkidul, roboh pada Rabu (28/10/2026) malam. Pohon berjenis trembesi itu diduga tumbang setelah dibakar dan diduga dilakukan secara sengaja.

Salah seorang saksi mata, Sukamto, mengatakan, pohon besar tersebut sebelumnya sudah beberapa kali diduga menjadi sasaran pembakaran oleh pihak tertentu. Ketika disinggung dugaan pelaku, Sukamto sendiri enggan menjelaskan lebih lanjut. Pembakaran disebut menyasar bagian akar yang menjadi penopang utama pohon.

Menurut Sukamto, pada Senin lalu sempat muncul titik api di bagian akar pohon hingga warga meminta bantuan petugas pemadam kebakaran (damkar). Saat itu, sebagian besar akar di bagian utara pohon disebut sudah terbakar. Bekas kebakaran juga terlihat pada bagian batang pohon yang menghitam.

Berita Lainnya  Resahkan Warga, Pelaku Pencurian Sepatu Kota Wonosari Dibekuk Polisi

Akibat kerusakan tersebut, pohon yang telah berdiri selama ratusan tahun itu akhirnya tidak mampu lagi menopang batangnya. Pohon tersebut akhirnya roboh sekitar pukul 21.00 WIB pada Rabu malam.

“Bagian akar dari utara pohon itu sudah terbakar semua, akhirnya roboh. Robohnya ke sisi berlawanan karena akar dari sisi utara sudah enggak kuat,” kata Sukamto.

Saat ditanya mengenai dugaan pembakaran yang disengaja, Sukamto menilai upaya tersebut telah terjadi sebanyak dua kali. Namun, dugaan keterlibatan pihak tertentu itu masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut.

Sukamto menyayangkan tumbangnya pohon resan yang selama ini memiliki peran penting bagi warga di tiga padukuhan. Menurutnya, keberadaan pohon tersebut berkaitan dengan ketersediaan sumber air yang dimanfaatkan masyarakat.

Berita Lainnya  Sekolah Vokasi UGM Gelar Rapat Terbuka Senat Dies Natalis ke-16, Momentum Refleksi dan Komitmen

Ia mengungkapkan, kondisi sumber air disebut semakin menurun sejak pohon itu diduga sengaja dibakar.

“Semenjak sengaja dibakar sumbernya makin turun, makin turun,” ujarnya.

Tak hanya pohon utama, sejumlah tanaman vegetasi yang ditanam sekitar empat tahun lalu untuk membantu menopang dan menjaga kondisi lingkungan di sekitar pohon resan itu juga ikut terbakar.

Sukamto menambahkan, warga telah melakukan konsolidasi dengan pihak kalurahan untuk membahas pengelolaan kawasan resan tersebut. Pihak Keraton Yogyakarta juga disebut telah datang dan memberikan kesempatan kepada warga untuk membentuk tim pengelola.

Tim tersebut diharapkan dapat bekerja secara transparan dan melibatkan akses informasi bagi masyarakat. Warga juga berharap kawasan resan bisa segera dibersihkan sebelum musim hujan.

Berita Lainnya  Ratusan Ikan Gurami Siap Panen Raib Digasak Maling, Petani Rugi Rp10 Juta

“Kalau nanti mau dibuat seperti apa, kita ada timnya yang transparan, bisa diakses semuanya. Kemudian menunggu pihak Keraton mau ditata lagi atau seperti apa,” ujarnya.

Kawasan resan tersebut berdiri di atas tanah Sultan Ground (SG). Karena itu, penataan dan pengelolaannya masih menunggu arahan lebih lanjut dari pihak Keraton Yogyakarta.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis, pihak Kalurahan Sumberejo belum memberikan tanggapan terkait robohnya pohon resan berusia ratusan tahun tersebut maupun dugaan pembakaran pada bagian akarnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 minggu yang lalu

Kunjungan Terus Meningkat, Pemkab Naikkan Target PAD Wisata Jadi Rp63,2 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menaikkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata tahun 2026 menjadi...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Pria Asal Karangmojo Ditemukan Meninggal di Lereng Tanjakan Bulak Bogor Rongkop

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Rongkop,(pidjar.com)– Seorang pria berinisial DM (34), warga Padukuhan Kelor, Kalurahan Kelor, Kapanewon Karangmojo, ditemukan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Onsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja ,(pidjar.com)– Menghadirkan perpaduan suasana pegunungan dengan nuansa Jepang, Onsen Resort Kaliurang menawarkan pengalaman menginap yang menyasar keluarga, pasangan,...

Pariwisata3 bulan yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata4 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Berita Terpopuler