Uncategorized
Polemik Pengisian Dukuh Candi 6, Nilai Unggul Namun Tak Terpilih
Karangmojo, (pidjar.com)—Polemik pengisian lowongan jabatan dukuh Candi 6, Kalurahan Jatiayu, Kapanewon Karangmojo bergulir hingga ke ranah Inspekda dan Bupati Gunungkidul. Riana Nurhayati secara resmi melayangkan sanggahan kepada Lurah Jatiayu dengan tembusan kepada Panewu Karangmojo, Inspekorat Daerah hingga Bupati Gunungkidul.
“Dalam ujian yang dilaksanakan hari Sabtu, 31 Oktober 2026 kemarin adalah ujian tertulis dengan skor 45 dan ujian praktek juga 45 total skor 90. Namun saat pengumuman saya dinyatakan kalah dari Anindya Putri Nurzizah yang nilai skor nya 47 ujian tertulis dan 41,4 ujian praktek, total kan cuma 88,4,” keluh Riana.
Usai test dan pengumuman memang Riana tidak langsung melakukan protes, sebab mengalami kelelahan. Saat menyadari ada yang kurang pas dari hasil ujian yang dilakukannya Riana kemudian melayangkan protes kepada panitia pemilihan dan team penguji.
“Malamnya dilakukan mediasi dengan pihak penguji dimana saya tidak mempermasalahkan tentang ujian tertulis, namun yang saya persoalkan adalah skor untuk ujian praktek. Waktu itu team penguji tidak mampu menjawab apa yang saya persoalkan,” tambahnya.
Lantas keesokan harinya kembali dilakukan mediasi kedua dengan menghadirkan Lurah Jatiayu, Panewu Anom Karangmojo, Jawatan Praja, Kapolsek Karangmojo, Ketua Team penguji hingga Ketua Bamuskal Jatiayu. Mediasi kedua inipun mengalami deadlock alias tidak menemukan solusi. Lantas oleh Jawatan Praja Karangmojo Riana disarankan untuk melayangkan sanggahan.
“Senin pagi saya langsung melayangkan sanggahan, yang pada intinya saya tidak mempermasalahkan regulasi sesuai Perbup Nomor 27 Tahun 2022 yang disodorkan team penguji. Saya akui regulasinya sudah baik dan benar. Sayangnya saat saya kejar di pasal berapa, dan ayat berapa di perbup yang mengatur skoring ala team penguji mereka tidak mampu membuktikan dalil kebenarannya,” lanjut Riana.
Riana juga mengaku dipersulit saat meminta salinan soal ujian tertulis dan praktek saat ujian pamong. Hal itu diperlukan pihaknya untuk melengkapi berkas sanggahan, namun tidak diberikan oleh team penguji dengan alasan masih akan didiskusikan terlebih dahulu.
Sementara itu salah seorang tokoh masyarakat Jatiayu berinisial SK menilai bahwa apa yang terjadi dalam proses pengisian jabatan dukuh, khususnya Candi 6 memang kurang transparan. Dirinya secara terbuka menyatakan bahwa sebenarnya Riana yang memang lebih unggul dari calon lainnya.
“Yang benar ya Riana itu yang jadi pemenang berdasarkan skoring perhitungan, namun berhubung si Anindya itu anak salah satu Pamong Kalurahan Jatiayu, maka yang dimenangkan si Anindya. Patut diduga ada unsur kolusi dalam pengisian pamong kemarin,” komentar SK.
Dihubungi secara terpisah, Wasito, Lurah Jatiayu mengaku sudah melaksanakan tahapan pengisian lowongan dukuh secara terbuka dan transparan.
“Waktu saya umumkan tidak ada satu pun peserta yang protes, termasuk Riana. Nah sesuai dengan tupoksi, saya telah membentuk panitia hingga team penguji. Jadi semua proses pengisian dilaksanakan oleh team tersebut dan saya tidak bisa cawe cawe,” jelas Wasito.
Disisi lain Wasito menghargai langkah yang ditempuh Riana dengan melayangkan sanggahan. Untuk itu pihaknya menunggu rekomendasi dari Inspektorat Daerah. Bila Inspekda menyatakan Riana yang menang, pihaknya siap mematuhi hasil rekomendasi tersebut.
-
Uncategorized3 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized3 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized2 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized1 minggu yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized1 minggu yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Uncategorized4 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Sosial3 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized3 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 minggu yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
