Pariwisata
Disebut Ideal Untuk Jelajah Wisata Alam, Tahura Playen Bakal Dibangun Food Court
Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dinas Pariwisata DIY berupaya mengenalkan lebih dalam potensi wisata yang ada di Taman Hutan Raya (Tahura) di Desa Gading, Kecamatan Playen. Pengenalan tersebut dilakukan dengan jelajah wisata alam Tahura, lantaran masih minimnya jumlah kunjungan wisatawan.
Kepala Dinas Pariwisata DIY, Aris Riyanta mengatakan wilayah Gunungkidul mempunyai ragam wisata yang sangat bervariasi. Namun hingga saat ini masih sedikit wisatawan yang melirik wisata alam seperti Tahura.
“Tahura merupakan salah satu tempat yang ideal untuk jelajah wisata alam. Lokasinya sangat strategis yakni di jalan utama Jogja-Wonosari. Kita akan mendorong (Tahura) agar bisa populer seperti wisata pantai,” ujar Aris kepada awak media, Minggu (04/11/2018) pagi.
Salah satu cara yang digunakan kali ini dengan menjelajahi hutan dengan bersepeda di kawasan Tahura. Hal itu dinilai mampu mengenalkan kawasan Tahura ke khalayak luas. Sebab menurut Aris, Tahura juga cocok sebagai lokasi camping.


“Kita berharap pengelola wisata Tahura ini semakin kreatif dan inovatif. Dengan begitu wisatawan bertambah, dan masyarakat turut memperleh manfaatnya. Sehingga nantinya dapat mendorong perekonomian masyarakat,” terang dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Asti Wijayanti mengatakan pihaknya juga mensupport pengembangan wisata Tahura dengan mendukung kegiatan yang dilakukan oleh provinsi. Menurutnya, potensi di Tahura sangatlah banyak. Bentang alam serta isinya sangat mendukung.
“Kita bisa mengexplore Tahura ini yang cukup luas, dan indah, apalagi sarana prasarana semakin ditambah oleh DIY. Nanti juga akan ada kios-kios, kemudian dibangun semacam food court. Menurut informasi pengunjung yang datang dari waktu ke waktu semkain bertambah,” kata Asti.
Terpisah, Kepala Balai Pengelolaan Tahura Bunder, Niken Aryati berharap dengan kegiatan ini dapat memberikan gambaran ke masayarakat bahwa Tahura potensial untuk melakukan aktivitas tantangan, atau wisata minat khusus. Ia memberikan contoh bahwa Tahura dapat digunakan untuk kegiatan seperti bersepeda, outbound, camping dan aktivitas-aktivitas outdoor lainnya.
“Khusus kegiatan sepeda ini jalannya sebagian melalui kawasan hutan, sebagian melalui lahan masyarakat. Kemudian melalui sungai Oya,” katanya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized2 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
