Pemerintahan
Antisipasi Kiriman Sampah dari Luar Daerah, Petugas Perketat Pembuangan Sampah di TPAS Wukirsari
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gunungkidul melalui Unit Pelaksana Teknis Kebersihan dan Pertamanan mulai memperketat pembuangan sampah di Tempat pemrosesan akhir Sampah (TPAS) Wukirsari. Hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasi adanya sampah dari luar Gunungkidul yang masuk TPAS Wukirsari, Kalurahan Baleharjo, Kapanewon Wonosari.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebersihan dan Pertamanan, Heri Kuswantoro mengatakan, sejak ditutupnya TPA Piyungan Kabupaten Bantul beberapa waktu lalu, unit kebersihan DLH Kabupaten Gunungkidul kemudian mengambil tindakan memperketat proses pembuangan sampah. Sebab beberapa hari lalu didapati ada 2 kendaraan dari daerah lain yang masuk dan hendak membuang sampah di TPAS Wukirsari.
Yang pertama terjadi pada 22 Juli kemari, sebuah truk bermuatan sampah dar luar Gunungkidul masuk hendak membuang sampah di TPAS Wukirsari dan yang kedua terjadi [ada 25 Juli 2023 kemarin. Penghalauan kemudian dilakukan oleh petugas.
“Kita lakukan pemeriksaan terlebih dahulu terhadap petugas dan kendaraan yang masuk. Memastikan bahwa sampah yang dibuang itu dari Gunungkidul atau luar Gunungkidul,” terang Heri Kuswantoro.
Sesuai dengan aturan yang berlaku yakni Perda nomor 14 tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Rumah Tangga, TPAS Wukirsari hanya menerima sampah-sampah dari wilayah Gunungkidul saja. Sementara dari daerah lain tidak bisa dibuang dan diproses di lokasi tersebut.
“Aturannya jelas, TPAS Wukirsari tidak menerima sampah dari luar Gunungkidul,” ucap dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul, Harry Sukmono mengatakan peraturan daerah memang menyebutkan jika TPAS Wukirsari hanya menerima kiriman sampah dari dalam Gunungkidul saja. Akan tetapi ada kekhususan tersendiri bila dijalin kerjasama antar pemerintah.
Kendati demikian, di TPAS tersebut juga sudah mulai overkapasitas. Sehingga tidak memungkinkan bila menerima kiriman sampah dari daerah lain. Pun demikian hingga saat ini belum ada komunikasi dengan pihak lain terkait dengan pembuangan sampah ke Gunungkidul.
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya6 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized6 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized7 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized7 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized23 jam yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
