bisnis
Bacalon Bupati Bantul Termuda Ali Rasyid Bentuk SRIKANDI SANTUI, Gandeng Pejuang Wanita Alumni UMY
Jogja, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Salah satu bakal calon (Bacalon) Bupati-Wakil Bupati (Wabup) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bantul 2024, Ali Rasyid terus melakukan sejumlah persiapan sembari menunggu proses penjaringan di lingkup internal Partai Golkar.
Saat ini, Ali Rasyid sendiri telah membentuk beberapa Tim Relawan Yaitu Sahabat Ali Bantul Istimewa (SANTUI), yang salah satunya adalah “SRIKANDI SANTUI” dengan menggandeng sejumlah barisan pengusaha wanita, aktivis, profesional, ibu rumah tangga, dll di alumni UMY yang domisili di DIY.
SRIKANDI SANTUI itu akan menjadi bagian dari Sahabat Ali Bantul Istimewa atau SANTUI sebagai basis dari relawan untuk memenangkan dirinya saat kontestasi nantinya.
“Ini adalah adalah kumpulan para pengusaha wanita, aktivis, profesional, ibu rumah tangga yang peduli atas kemajuan jaringan alumni UMY yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta,” ujar Ali Rasyid, Bacalon Bupati Bantul dari partai Golkar, Senin (6/5/2024).

Mereka akan menggerakkan seluruh tim yang ada untuk mensukseskan Pilkada Bantul 2024 itu. Berbagai strategi pun sedang diupayakan, salah satunya memanfaatkan media sosial sebagai platform mendekatkan diri pada generasi muda karena dominasi pemuda di Bantul sangat tinggi sehingga berpotensi meraup suara lebih banyak di kalangan pemilih usia muda.
Selain itu, pihaknya juga akan banyak melakukan pertemuan dan berkumpul mengajak lebih banyak pengusaha wanita, aktivis, profesional, ibu rumah tangga dan barisan pejuang wanita alumni lainnya untuk rencana pemenangan bakal calon Bupati Bantul Ali Rasyid yang merupakan salah satu alumni terbaik itu.

Bacalon Bupati Bantul Ali Rasyid bersama Srikandi SANTUI. (Foto : Istimewa)
“Dan juga barisan wanita alumni lainnya di luar profesi pengusaha yang tergerak untuk berjuang bersama meluaskan jaringan alumni khususnya para wanita pejuang alumni UMY yang cukup aktif dalam bersosialisasi,” kata dia.
“Harapannya ini nanti akan terus besar, membentuk jaringan yang besar, ada berbagai latar belakang ada pengusaha, aktivis, profesional dan ibu rumah tangga” pungkasnya.
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
-
Uncategorized2 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
