Uncategorized
Belajar dari Kasus Sawahan Pembayaran PBB Diduga Digunakan Oknum Pamong, Dinas Minta Warga Bayar Langsung Via Bank
Wonosari, (pidjar.com)-Kasus tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kalurahan Sawahan, Kapanewon Ponjong, menjadi pelajaran penting bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul. Untuk mencegah persoalan serupa terulang, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) kini mengimbau masyarakat membayar pajak langsung melalui bank maupun agen Laku Pandai agar transaksi tercatat otomatis dalam sistem.
Kepala Bidang Penagihan, Pelayanan, dan Pengendalian BKAD Gunungkidul, Aji Sukendro, mengatakan pembayaran secara digital menjadi salah satu langkah untuk memperkuat transparansi dan meminimalkan potensi kesalahan administrasi dalam pengelolaan pajak daerah.
Menurut dia, persoalan yang terjadi di Kalurahan Sawahan bukan disebabkan oleh sistem pembayaran, melainkan akibat kelalaian administrasi di tingkat petugas penerima pembayaran.
“Kesalahan ini disebabkan karena keteledoran dan kurang tertibnya petugas desa dalam administrasi perpajakan,” kata Aji.
Ia memastikan BKAD tengah menuntaskan seluruh piutang pajak yang masih bermasalah. Adapun kasus yang sempat menjadi perhatian publik di Kalurahan Sawahan, disebutnya telah diselesaikan.

“Ditargetkan selesai bulan Juli. Terhadap piutang yang viral sudah diselesaikan, dan kami akan mengawal secara reguler proses penyelesaian ini,” ujarnya.
Sebagai langkah pencegahan, BKAD mengimbau masyarakat tidak lagi mengandalkan pembayaran melalui perantara apabila tersedia kanal pembayaran resmi. Warga diminta membayar PBB-P2 langsung melalui bank yang ditunjuk maupun agen Laku Pandai agar pembayaran langsung masuk ke sistem dan dapat dipantau secara real time.
Sejalan dengan upaya tersebut, Pemkab Gunungkidul juga memperkenalkan inovasi digital Senapati atau Sistem Elektronifikasi Pembayaran Pajak Terintegrasi. Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan sekaligus meningkatkan akuntabilitas penerimaan daerah.
Kepala BKAD Gunungkidul Putro Sapto Wahyono mengatakan Senapati menghadirkan layanan pembayaran pajak secara elektronik, termasuk fitur Surat Pemberitahuan Pajak (SPT) elektronik sehingga wajib pajak tidak lagi perlu mencetak dokumen fisik
“Masyarakat atau wajib pajak tidak perlu lagi mencetak dokumen secara fisik,” kata Putro.
Menurut Putro, sistem tersebut juga telah terintegrasi secara real time dengan core banking Bank BPD DIY. Dengan demikian, setiap transaksi pembayaran pajak langsung tercatat dalam sistem sehingga memperkecil risiko keterlambatan pencatatan maupun kesalahan administrasi.
Ia berharap digitalisasi pelayanan pajak melalui Senapati mampu meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hingga 21 Juli 2026, realisasi PAD Kabupaten Gunungkidul tercatat telah mencapai Rp214,9 miliar.
-
Pemerintahan2 minggu yang laluPembangunan TPAS Wukirsari Akan Dimulai Awal 2027, Direncanakan Bisa Produksi Bahan Bakar Alternatif
-
Uncategorized4 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Peristiwa2 minggu yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized2 minggu yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Peristiwa2 minggu yang laluTragedi Jelang Keberangkatan Umrah, 54 Paspor Jamaah Hangus Akibat Kebakaran Kantor Travel
-
Uncategorized3 minggu yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized3 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized4 hari yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized6 hari yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized5 hari yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
