Sosial
Belum Ada Obat dan Vaksin untuk Covid-19, Ini Penjelasan Dinkes Soal Kesembuhan Pasien
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)--Sampai saat ini, vaksin maupun obat untuk covid-19 belum juga ditemukan. Namun begitu rasio kesumbuhan pasien terkonfirmasi positif covid19 di Gunungkidul cukup tinggi. Adapun faktor kesembuhan tersebut tergantung dengan tingkat daya tahan tubuh pasien.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, kesembuhan pasien ini berkaitan dengan daya tahan tubuh masing-masing pasien. Rerata pasien covid-19 di Gunungkidul sembuh dalam waktu satu hingga dua minggu saja.
“Meski ada sebagian kecil yang proses kesembuhannya cukup lama,” jelas Dewi, Sabtu (08/08/2020).
Ia menjelaskan, imunitas yang baik menyebabkan kesembuhan pasien menjadi lebih cepat. Adapun cara meningkatkannya adalah dengan menjaga asupan gizi hingga mengatur manajemen stres.
“Tentunya protokol kesehatan jadi hal wajib, ditambah olahraga teratur. Itu yang membuat imunitasnya bertahan dengan baik,” jelasnya.
Meski imunitas sudah baik, Dinkes tetap menganjurkan agar protokol kesehatan dasar seperti masker, cuci tangan dan jaga jarak tetap dijalankan. Sebab pencegahannya berawal dari situ.
“Ada satu keluarga di mana beberapa anggotanya dinyatakan positif, tapi ternyata ada satu orang yang dinyatakan negatif, meski tinggal dalam satu rumah,” papar Dewi.
Menurutnya imunitas bisa dikatakan nomor dua. Tentu saja yang paling utama ialah penerapan protokol kesehatan untuk pencegahan.
Terpisah, Direktur RSUD Wonosari Heru Sulistiyowati mengatakan, dalam proses pengobatan setiap pasien berbeda. Hal tersebut dikarenakan gejala awal maupun keluhan kadang berbeda sehingga dalam penanganan disesuaikan dengan kebutuhan pasien.
“Tapi bagi Orang Tanpa Gejala (OTG) penanganan difokuskan pada peningkatan daya tahan tubuh,” imbuh Heru.
Kepada OTG sendiri pihaknya memberikan makanan bergizi lengkap. Selain itu juga diberikan pula vitamin untuk meningkatkan imunitas pasien.
“Mereka juga diarahkan untuk istirahat yang cukup,” tandasnya.
Hingga Jumat (07/08/2020) kemarin, total pasien terkonfirmasi ialah 122 kasus. Dari jumlah tersebut, 95 orang dinyatakan sembuh, 24 dirawat dan meninggal dunia tiga orang.
-
Uncategorized6 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized1 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya5 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized5 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized6 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized6 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
