Sosial
Berkah Hujan Awal, Panen Nelayan Mulai Melimpah
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Turunnya hujan tidak hanya menjadi berkah bagi para petani, namun juga sangat disyukuri oleh para nelayan. Pasalnya, dalam beberapa waktu terakhir ini nelayan di kawasan pantai selatan Gunungkidul mulai mendapatkan tangkapan yang cukup melimpah.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul, Krisna Berlian mengatakan, dari pantauan yang dilakukan oleh pihaknya, saat ini nelayan mendapatkan tangkapan yang cukup lumayan. Hampir di semua nelayan di pantai selatan mulai melakunan aktifitas melaut.
“Hampir dua minggu ini nelayan mendapatkan hasil tangkapan berbagai jenis ikan,” kata Krisna, Jumat (08/11/2019).
Namun begitu, pihaknya belum bisa mengatakan berapa total tangkapan nelayan selama ini. Saat ini pihaknya melakukan pemantauan di Tempat Pelelangan Ikan untuk mengetahui hasil tangkapan para nelayan.
“Di Pantai Drini hasil tangkapan beberapa waktu lalu kurang lebih sejumlah 1 ton dengan presentase 38 % ikan cakalang dan 62 % ikan salem. Untuk ikan cakalang diberi harga Rp 15.000, dan Rp 8.000 untuk ikan salem,” kata dia.

Sementara itu, salah seorang nelayan Panfai Ngrenehan, Kecamatan Saptosari, Sungkono mengatakan, para nelayan kebanyakan mencari ikan hingga pantai baru, Bantul yang jaraknya cukup jauh dari Ngrenehan. Belum adanya hujan yang turun secara terus menerus disebut menjadi salah satu penyebab belum banyaknya hasil tangkapan.
“Awal musim hujan itu biasanya panen ikan, tetapi kemarin hanya hujan sebentar dan sekarang belum hujan lagi. Dua hari lalu ada yang dapat bawal sebanyak 50 Kilogram,” katannya.
Tidak hanya ikan saja yang sulit untuk dicari. Namun juga komoditas laut seperti lobster yang saat ini belum juga menunjukkan tanda-tanda akan panen. Walaupun belum musim ikan dirinya tetap melaut.
Dirinya biasanya melaut pada pukul 15.00 untuk memasang jaring yang digunkaan untuk mencari lobster lalu pada jam 6 pagi keesokan harinya dirinya bersama teman nelayan melaut kembali untuk mengambil jaringnya.
“Awal penghujan ini masih tergolong sepi. Tetapi kami tetap melaut untuk mencari ikan,” pungkas dia.
-
Uncategorized2 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial3 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
