Connect with us

Pemerintahan

Bupati Gunungkidul Tinjau Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis 

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar.com)– Hari kedua pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) Bupati Gunungkidul Sunaryanta bersama dengan Dandim 0730 Letkol Inf Roni Hermawan melakukan pengecekan langsung di sekolah yang sementara menjadi pilot project program ini di Gunungkidul.

“Kami lakukan pengecekan bersama untuk memastikan makanan yang dibagikan ke pelajar-pelajar ini,” kata Sunaryanta.

Ia menegaskan makanan yang disajikan telah memenuhi prinsip gizi seimbang, dengan unsur 4 sehat 5 sempurna. Setiap harinya, menu yang disajikan pun berbeda, memberikan variasi makanan sehat bagi para siswa.

“Program ini baru saja dimulai, jadi wajar jika masih ditemukan kekurangan di sana-sini. Namun, seiring waktu, saya yakin pelaksanaannya akan semakin baik. Dibutuhkan waktu dan kesiapan agar program ini berjalan optimal,” ujar Sunaryanta.

Berita Lainnya  RAPBD 2019 Disepakati DPRD dan Pemkab Gunungkidul, Anggaran Belanja Tembus Angka 2 Triliun

Dandim 0730 Gunungkidul, Letkol Inf Roni Hermawan menjelaskan di hari pertama pelaksanaan MBG tepatnya di hari Senin lalu masih ada beberapa hal yang menjadi bahan evaluasi. Salah satunya adalah pelajar yang tidak membawa alat makan.

“Ya ada beberapa kondisi di lapangan yang menjadi evaluasi kami, dari pelajar yang tidak membawa alat makan. Nanti akan kami koordinasikan dengan pengurus dapur agar kompenen ini juga disiapkan,” ucap Letkol Inf Roni Hermawan.

Selama beberapa hari pelaksanaan program MBG nantinya akan menjadi bahan evaluasi untuk nantinya dilakukan perbaikan atau peningkatan. Ia menjelaskan, dalam pemberian MBG pihaknya mengutamakan kualitas makanan yang diberikan agar menjamin baik rasa maupun gizi dan kehigienisan makanan tersebut.

Berita Lainnya  Langkah Dinkes Usai Karyawannya Banyak yang Positif Covid, Swab Massal hingga WFH

Untuk merealisasikan program unggulan presiden ini, butuh waktu beberapa bulan persiapannha. Dapur sehat milik Badan Gizi Nasional (BGN) mulai beroperasi setelah melalui berbagai persiapan sejak Juli 2024. Saat ini untuk yang telah beroperasi realisasi program makan siang gratis ada 2 dapur utama.

Yaitu dapur sehat BGN Perpadi untuk menyalurkan MBG 3.000 porsi bagi dan dapur mandiri di Kapanewon Tepus untuk anak sekolah di wilayah tersebut.

Lebih lanjut ia mengatakan, Gunungkidul membutuhkan sekitar 40 dapur sehat baik yang milik BGN ataupun secara mandiri dengan artian ada pihak ketiga yang bekerjasama dengan BGN. Puluhan dapur sehat ini akan mencukupi sekitar 120.000 orang baik dari kategori pelajar, ibu hamil dan menyusui.

Berita Lainnya  Puluhan Hektar Tanah SG di Kawasan Pantai Resmi Dikelola Oleh Pemkab Gunungkidul

“Sekitar 40 dapur sehat yang dibutuhkan Gunungkidul untuk mensukseskan program presiden,” pungkasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler