Pemerintahan
Hampir Separuh Kandidat Telah Gugur, Posisi 3 Kepala Dinas Yang Lowong Akan Segera Terisi
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sejumlah kursi jabatan di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul yang semula kosong sebentar lagi akan kembali terisi. Hal tersebut lantaran telah terlaksananya lelang jabatan yang dilakukan oleh Panitia Seleksi (Pansel).
Sekretaris Daerah (Sekda) Gunungkidul, Drajat Ruswandono mengatakan, pansel telah mengantongi lima nama peserta yang akan mengisi jabatan kosong tersebut. Rencananya, dalam minggu ini nama-nama yang lolos seleksi akan melanjutkan ke tahap selanjutnya.
“Finalisasi dari tim seleksi lalu akan diserahkan ke bupati setelah disetujui, lalu kita kirim ke Disdukcapil terlebih dahulu karena harus ada rekomendasi dari Kementrian Dalam Negeri,” katanya, Selasa (08/01/2018).
Pihaknya menargetkan paling lambat akhir bulan ini proses seleksi dapat diselesaikan secara tuntas. Namun demikian, dari lima jabatan yang kosong nantinya ada satu yang menunggu persetujuan dari Kemendagri.
“Posisi yang akan diisi adalah jabatan Kepala Dinas Penduduk dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Kepala Dinas kominfo, Kepala Dinas Perdagangan, dan dua Staff Ahli Bupati. Tapi untuk Kepala Dukcapil harus menunggu keputusan dari Jakarta,” ucapnya.

Menurutnya, perlunya persetujuan dari Kemedagri sendiri lantaran posisi Kepala Disdukcapil merupakan posisi strategis. Sebab berkaitan langsung dengan data kependudukan.
“Karena di situ (Disdukcapil) sangat riskan terjadinya penyalahgunaan data kependudukan,” ungkap dia.
Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Gunungkidul, Sigit Purwanto mengatakan dalam lelang jabatan kepala dinas tersebut diikuti oleh 27 nama dari lingkup Pemkab Gunungkidul. Sampai dengan saat ini, dari jumlah tersebut hanya tersisa separuhnya.
“Saat ini tinggal 15 nama karena di tiap posisi ada 3 nama dari tiga nama tersebut akan dipilih kembali menjadi satu orang,” katanya.
Ia mengatakan, untuk penentuan lolos tidaknya kandidiat yang mengikuti lelang jabatan tidak ditentukan oleh Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Namun sudah ada tim khusus yang dibentuk untuk mengurusi segala keperluan dan persiapan hingga nantinya ditentukan siapa yang terpilih dan lolos menduduki di kursi eselon II.
“Yang menentukan adalah kreatifitas, kinerja, inovasi dari masing-masing kandidat,” tutupnya.
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
-
Uncategorized2 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
