Sosial
Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Dinilai Belum Signifikan, Belum Akan Dilakukan Operasi Pasar
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan menyebut sejumlah harga bahan pokok memang telah mengalami kenaikan menjelang bulan Ramadhan ini. Namun demikian, kenaikan yang terjadi saat ini disebut belum cukup signifikan. Harga komoditas masih cenderung stabil. Masyarakat sendiri dihimbau untuk tidak khawatir, sebab fenomena ini memang sudah jamak terjadi pada setiap tahun.
Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Virgilio Soriano mengatakan, kenaikan harga bahan pokok terpantau terjadi di tiga pasar di Kabupaten Gunungkidul yaitu di pasar Argosari, Pasar Playen dan Pasar Semanu. Kenaikan sendiri terlihat sejak beberapa hari lalu.
“Ada beberapa kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan harga namun saat ini masih belum signifikan dan juga belum menyeluruh, yang mengalami kenaikan harga cukup tinggi yaitu bawang putih yang awalnya Rp 34 ribu menjadi Rp 42 ribu,” katanya, Jumat (26/04/2019).
Ia menambahkan, untuk saat ini meski sudah ada trend kenaikan harga, pihaknya belum akan melakukan operasi pasar. Namun demikian, pihaknya akan melakukan koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memantau harga di pasaran hingga pada masa puasa dan Idul Fitri.
“Jika operasi pasar benar-benar dibutuhkan untuk menjaga harga kebutuhan pokok tetap stabil, kami siap untuk melakukan operasi pasar,” kata dia.
Lebih lanjut disampaikan Virgilio Soriano, meski sudah ada kenaikan harga, untuk untuk stok kebutuhan pokok masih aman. Hingga saat ini belum ada ditemui kelangkaan yang terjadi di pasar-pasar induk Kabupaten Gunungkidul. Pihaknya menyebut sampai saat ini sejumlah bahan pokok masih sangat aman jika dilihat dari segi jumlahnya di pasaran.
“Hasil pantauan kami stok masih aman hingga saat ini belum ada laporan adanya kelangkaan salah satu bahan pokok,” katanya.
Sementara itu Bupati Gunungkidul, Badingah mengatakan, jelang bulan Ramadhan kali biasanya diikuti oleh kenaikan harga kebutuhan pokok namun di Gunungkidul sendiri kenaikan harga masih dalam taraf wajar. Hal ini hampir terjadi setiap tahun, sehingga pihaknya menghimbau masyatakat untuk tetap tenang.
“Dibandingkan dengan daerah lainnya kenaikan harga di Gunungkidul cenderung lebih rendah,” imbuhnya.
-
Uncategorized2 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial3 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
