Sosial
Kiprah Solidaritas Komunitas di Tengah Pandemi, Saling Berbagi ke Masyarakat
Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Salah satu ciri khas dari masyarakat Gunungkidul adalah sikap gotong royong. Dalam kondisi sesulit apapun, biasanya memicu rasa keetiakawanan dan solidaritas. Saling berbagi dan saling membantu seakan sudah menjadi akar dari kehidupan bagi rakyat Gunungkidul. Terbukti pada masa pandemi corona seperti sekarang ini, sejumlah komunitas mulai bergerak langsung ke masyarakat untuk menyalurkan bantuan.
Seperti halnya yang dilakukan oleh Polsek Playen dan Badan Keswadayaan Masyarakat Ngudi Makmur Semanu. Pada Selasa (21/04/202) kemarin, kedua komunitas ini memberikan bantuan berupa sembako kepada sejumlah kalangan masyarakat.
Kapolsek Playen AKP Jusuf Tianotak menuturkan, pihaknya cukup prihatin dengan kondisi yang terjadi di masyarakat. Menurut Jusuf, sebagai Kapolsek, sudah menjadi tugasnya untuk terus melakukan pengawasan di wilayahnya. Tak hanya dari segi keamanan dan ketertiban saja, melainkan juga perkembangan kondisi sosial serta ekonomi tak luput dari pantauannya.
Ia sendiri seringkali mendapatkan laporan dari anggotanya, berkaitan dengan kesulitan yang dialami oleh sejumlah kalangan masyarakat miskin di tengah pandemi. Lantaran itulah, kemudian ia bersama dengan jajaran melakukan penggalangan dana guna memberikan bantuan.
“Hasil dana yang terkumpul kemudian kita wujudkan dengan pembagian sembako ke masyarakat. Ini dalam rangka meringankan beban sejumlah warga,” jelasnya.

Sembako sendiri diberikan kepada lima keluarga di Dusun Getas dan Dusun Tanjung, Desa Getas, Kecamatan Playen. Pembagian sembako juga diikuti dengan pemberian himbauan kepada masyarakat mengenai langkah-langkah pencegahan penularan COVID-19. Antara lain menjaga kebersihan diri dan lingkungan, menghindari kerumunan, jaga jarak, serta mengurangi aktivitas di luar rumah.
“Kami himbau warga Playen agar memberitahukan para sanak saudaranya yang berada di perantauan untuk tidak kembali atau mudik sementara. Imbauan ini sesuai dengan anjuran pemerintah sebagai langkah pencegahan,” ungkap dia.
Ia juga meminta warga untuk rajin cuci yangan serta mengenakan masker ketika beraktivitas di luar rumah. Proses pembagian sembako tersebut turut didampingi Kepala Desa Getas, Kepala Dukuh Getas, Kepala Dukuh Tanjung, Babinsa Getas, serta relawan dari Forum Silaturahmi Desa Getas (Forsagas).

Sementara itu, hal serupa juga dilakukan oleh UKM Ngudi Makmur yang juga membagikan bingkisan sembako. Sejumlah 113 bingkisan yang masing-masing bernilai ratusan ribu rupiah dibagikan kepada masyarakat di 19 padukuhan di Desa Semanu. Utamnya, bingkisan itu diberikan untuk para lansia serta fakir miskin.
“Dalam rangka awal Ramadhan ini. Kami memang biasa melakukannya,” ujar Suyanto, salah satu staf UKM Ngudi Makmur.
Pihaknya berharap bingkisan ini sedikit meringankan beban masyarakat di era pandemi. Ia juga berharap bingkisan tersebut bermanfaat bagi yang menerima.
“Belum bisa banyak lantaran keterbatasan yang ada, semoga bisa sedikit membantu,” lanjutnya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized2 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
