Sosial
Sasar Prostitusi dan Miras, Polisi Gelar Operasi di Rusunawa Karangrejek
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Puluhan personel Polres Gunungkidul melakukan Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD) di Rusunawa Karangrejek pada Jumat (18/01/2019) malam kemarin. Kegiatan prostitusi, peredaran miras dan narkoba menjadi sasaran aparat penegak hukum dalam operasi kali ini.
Keheningan di komplek pemukiman yang terdiri dari ratusan kamar malam itu mendadak riuh dengan kedatangan puluhan anggota kepolisian. Suasana berbeda tersebut nampak terjadi selepas pukul 20.00 WIB ketika sejumlah petugas kepolisian langsung berbagi tugas dan menyebar ke seluruh penjuru rusunawa. Satu persatu ruangan memang sengaja dilakukan pemeriksaan.
Utamanya, petugas melakukan pengecekan identitas serta pemeriksaan barang di dalam rusun. Dalam giat tersebut, petugas mendapatkan respon yang baik dari penghuni rusun. Meski kedatangan petugas sedikit membuat suasana menjadi panik.
“Sasaran kita adalah kegiatan prostitusi, miras dan narkoba. Kita melakukan pengecekan terhadap seluruh penghuni rusun,” kata Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, Riko Sanjaya, Sabtu (19/01/2019) pagi.

Riko menjelaskan, dalam pemeriksaan tersebut pihaknya juga meminta setiap penghuni menunjukan identitas dan status mereka. Hal itu digunakan sebagai adanya antisipasi kegiatan yang memicu ketidakkondusifan lingkungan.
“Jangan sampai yang tinggal dalam satu kamar ini bukan suami istri, jadi kita lakukan pengecekan identitas dan status,” kata dia.
Usai penyisiran selama beberapa jam, 21 personel Polres Gunungkidul tidak menemukan adanya sasaran yang dimaksud. Namun demikian, sejumlah himbauan kamtibmas diberikan kepada setiap penghuni.
“Sasaran prostitusi, miras dan narkoba belum ada temuan. Tapi nantinya akan terus kita giatkan lagi,” imbuh Riko.
Sebelumnya, Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady mengatakan, KKYD merupakan kegiatan untuk mengantisipasi beredarnya sejumlah barang berbahaya masuk menuju Gunungkidul. Utamanya adalah miras, senjata tajam, senjata api, narkoba hingga bahan peledak.
“Kita lakukan itu sebagai antisipasi dan menjaga kondusifitas menjelang pileg dan pilpres yang tinggal beberapa saat lagi,” kata Kapolres.
-
Uncategorized2 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial4 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
