Pemerintahan
Viral Wisatawan Bayar 4 Tertulis 2 Orang, Pemkab : Kekeliruan, Tidak Ada Unsur Kesengajaan
Wonosari,(pidjar.com)– Belakangan ini ramai postingan di media sosial mengenai dugaan ketidaksesuaian antara nominal pembayaran dan bukti pembayaran retribusi di kawasan pantai selatan Gunungkidul. Pengunjung mengeluhkan perihal nominal pembayaran untuk 4 orang namun di tiket hanya tertulis 2 orang. Postingan ini lantas viral di berbagai platform media sosial dan memicu komentar negatif warga masyarakat.
Sejumlah netizen menyoroti perihal fungsi dari pergantian personel pemungut retribusi di TPR-TPR yang dilakukan sebelumnya oleh Pemkab Gunungkidul. Pergantian ini dianggap kurang efektif lantaran kemudian praktek kecurangan masih terjadi.
Menyikapi hal tersebut, Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul kemudian melakukan klarifikasi ke petugas penarik retribusi di TPR Pantai Baron.
Sekretaris Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Eko Nur Cahyo mengatakan, Jumat pagi ia bersama jajarannya mrlakukan klarifikasi langsung kepada petugas Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) yang bertugas pada saat kejadian yang viral belakangan ini.
Hasil klarifikasi yang dilakukan yakni memang terdapat kelalaian petugas terhadap prosedur pemungutan retribusi. Dinas tidak menemukan unsur kesengajaan dalam tindakan tersebut. Petugas mengakui adanya ketelodoran dalam menjalankan tugas.

“Sebagai bentuk penegakan disiplin, petugas TPR yang melakukan kelalaian akan diberikan sanksi berupa mutasi bertugas di kantor Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul mulai besok. Yang bersangkutan berstatus PPPK Paruh Waktu,” ucap Eko Nur Cahyo.
Ia menjelaskan pihaknya berkomitmen penuh untuk menjaga transparansi, akuntabilitas, serta integritas dalam pengelolaan retribusi daerah sebagai bagian dari Pendapatan Asli Daerah (PAD). Maka dari itu, tindakan tegas dilakukan oleh pemerintah atas kelalaian yang terjadi.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, kami menyampaikan permohonan maaf kepada para wisatawan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami berkomitmen untuk terus berbenah,” sambungnya.
Dinas mengimbau kepada wisatawan demi kenyamanan berwisata untuk silahkan memastikan pada saat transaksi di pos TPR mendapatkan tiket retribusi sesuai dengan jumlah pengunjung dengan rupiah yang dibayarkan.
“Pastikan juga bahwa tidak mendapatkan tiket yang ada tulisan “customer copy”. Karena tiket yang ada tulisan “customer copy” bukan tiket yang sah untuk diberikan kepada wisatawan atau pengunjung,” tutupnya.
-
Uncategorized1 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
-
Uncategorized2 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
