Connect with us

Uncategorized

9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online

Diterbitkan

pada

Wonosari, (pidjar.com)— Sekitar 9.000 warga penerima bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mengalami penghentian bantuan. Mereka terindikasi terlibat aktivitas judi online (judol) berdasarkan data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Para penerima yang terdampak merupakan penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Data penerima bansos yang terindikasi aktivitas judol tersebut tersebar di seluruh kapanewon di Gunungkidul.

“Ada jalur klarifikasi bansos/sanggah melalui operator SIKS NG Online Kalurahan,” kata Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial PPPA Gunungkidul Suyono.

Suyono mengatakan proses penghentian bantuan tersebut masih memberikan kesempatan kepada warga untuk melakukan klarifikasi. Warga yang merasa tidak terlibat judi online atau menilai terdapat ketidaksesuaian data dapat mengajukan sanggahan melalui operator SIKS-NG Online di tingkat kalurahan.

Berita Lainnya  Rokok Ilegal Masih Marak Beredar, Bea Cukai Sita Ribuan Batang di Wonosari dan Playen

“Masih tahapan untuk sanggah dan taubat judol di menu SIKS NG kalurahan,” ujarnya.

Salah satu wilayah dengan jumlah penerima bansos yang terdampak cukup banyak adalah Kapanewon Tepus. Hingga Agustus 2026, tercatat sekitar 630 warga di wilayah tersebut mengalami penghentian bantuan karena terindikasi aktivitas judi online.

Khusus di Kalurahan Tepus, jumlah penerima bansos yang terdampak mencapai 181 warga. Data tersebut tercantum dalam website kalurahan.

Suyono menjelaskan data penerima bansos yang terindikasi judol tersebut berasal dari data PPATK. Data itu kemudian menjadi dasar dalam proses penertiban penerima bantuan sosial.

Meski demikian, penghentian bantuan bukan berarti warga kehilangan kesempatan untuk memberikan klarifikasi. Pemerintah masih menyediakan mekanisme sanggah melalui SIKS-NG Online.

Berita Lainnya  Demo Penyelewengan Dana Ratusan Juta di Kalurahan Ngunut Jadi Pemicu Aktifis Anti Korupsi Ini Nyalon Lurah

Namun, keputusan mengenai apakah bantuan yang telah dihentikan dapat kembali disalurkan bukan berada di tangan pemerintah daerah. Keputusan tersebut menjadi kewenangan Kementerian Sosial (Kemensos).

Artinya, warga yang mengajukan sanggahan tidak serta-merta akan kembali menerima PKH maupun BPNT setelah proses klarifikasi dilakukan.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Gunungkidul, Arkham Mashudi, meminta masyarakat tidak tergiur judi online. Dia menegaskan aktivitas tersebut dapat berdampak pada berbagai aspek kehidupan, termasuk status penerimaan bantuan sosial.

“Untuk itu masyarakat agar jangan sampai tergiur ikut melakukan judi online. Tidak hanya diri sendiri, tapi juga anggota keluarga yang lain,” kata Arkham.

Arkham juga meminta keluarga ikut berperan mencegah anggota keluarganya terlibat judi online. Menurutnya, pengawasan tidak cukup dilakukan terhadap diri sendiri, tetapi juga perlu dilakukan dalam lingkungan keluarga.

Berita Lainnya  Bentuk Mental Para Siswanya Untuk Berani Berdakwah, SMP Muhammadiyah Al Mujahidin Terapkan Program Komamu

Selain itu, masyarakat diminta menjaga kartu identitas dan data pribadi. Data kependudukan perlu dijaga agar tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Pemkab Gunungkidul berharap masyarakat memahami konsekuensi kebijakan penghentian bansos bagi penerima yang terindikasi judol. Bagi warga yang merasa statusnya tidak sesuai, pemerintah meminta agar memanfaatkan jalur klarifikasi yang telah disediakan.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 minggu yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

Berita Terpopuler