Pariwisata
Hilang di Kolam Alami Pantai Wediombo, Mahasiswa Ditemukan Tak Bernyawa di Atas Bebatuan
Girisubo,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Upaya pencarian korban kecelakaan laut di kolam alami Pantai Wediombo membuahkan hasil, Senin (05/08/2019). Kurang dari 24 jam, Hasbi Asidiq (22) seorang mahasiswa asal Kecamatan Curup Tengah, Kabupaten rejang Lebong, Bengkulu berhasil ditemukan oleh tim SAR Satlinmas Wilayah I. Namun naas, saat ditemukan korban sudah dalam kondisi tak bernyawa tergeletak di atas batu karang.
Sebagaimana diketahui sebelumya, Hasbi mengalami kecelakaan laut saat bermain di kolam alami Pantai Wediombo pda Minggu (04/05/2019) sekitar pukul 16.30 WIB. Kejadian bermula ketika ia bersama temannya yakni M Adnan Syahrizal Ramadhan, dan Bagus Ragil Al Anas bermain-main air.
Korban bersama kedua temannya bermain air. Setelah selesai bermain air, korban juga sempat naik ke bebatuan pinggiran air sebelah selatan kolam, sementara kedua rekannya memesan makanan ke warung sekitar kolam alami. Namun tiba-tiba, rekan korban sudah tidak melihat keberadaannya di lokasi semula. Diduga, korban terseret arus saat ombak datang.
Ketua SAR Satlimas Wilayah I, Sunu Handoko menjelaskan, upaya pencarian langsung dilakukan oleh petugas usai menerima laporan adanya korban hilang tersebut. Setelah 2 jam dilakukan pencarian oleh rekan korban tidak membuahkan hasil, mereka langsung melaporkan ke pos SAR Wediombo. Tim SAR langsung melakukan penyisiran hingga malam, tetapi belum membuahkan hasil.
Upaya pencarian kembali dilakukan pada Senin pagi tadi. Petugas pun dibagi menjadi dua regu, yakni regu darat dan regu laut. Untuk regu laut, petugas menyisir perairan di sekitar lokasi korban hilang hingga mengikuti arah arus air. Sementara tim SAR darat melakukan penyisiran sepanjang pantai wediombo jalan menuju ke TKP, sekitar pukul 05.30 WIB.
“Sesampainya di TKP pada pukul 06.02 WIB, terlihat ada sesosok jasad yang sudah tergeletak di bebatuan. Jasad tersebut didekati dan di pastikan bahwa jasad adalah korban yang kami cari,” ucapnya.
Jenasah korban lalu dievakuasi ke RSUD Wonosari untuk nantinya diserahkan kepada pihak keluarga. Petugas menghimbau kepada wisatawan agar berhati-hati saat bermain di kawasan pantai selatan.
“Perhatikan rambu dan imbauan petugas,” pungkas dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized2 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
event2 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
Uncategorized4 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Sosial1 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan2 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
